Buronan Tembak Mati Korbannya, Ditembak Polisi

8

BP/IST
Tersangka Akir Akbar

Palembang, BP

Seorang pelaku pembunuhan telah lama menjadi buronan polisi, dibekuk Selasa (29/9), sekitar pukul 13.00 , di Perumahan Griya Asri, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Kota Palembang.

Tersangkanya Akir Akbar (35), warga Jalan Talang Keranggo, Lorong Pribadi, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, terpaksa ditembak kaki kanannya lantaran melawan saat ditangkap.

Penyergapan Akir dipimpin langsung Kanit II Sundit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Junaedi SH dan Panit Opnsal II AKP Nanang Supriyatna SH.

Baca:  Canangkan Gerakan Polisi Peduli, Polda Sumsel Ajak Masyarakat Cinta Museum

Kasus pembunuhannya terjadi 9 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 lalu di depan Taman TVRI Kecamatan IB I. Malam itu, Akir duduk santai bersama teman perempuannya.

Kemudian, korban Aan Sutrisno (26), warga Jalan Puncak Sekuning Kecamatan IB I bersama empat remannya nongkrong sambil minum miras. Tersangka terganggu hingga menegur korban. ‘’Kemudian korban datang bawa parang ngejar aku. Aku lari, pulang ke rumah ambil senpi,” kata tersangka Akir.

Baca:  Tiga Penodong di Ampera Skate Park Dibekuk, Satu Ditembak

Saat bertemu korban lagi, tersangka yang mengajak adik iparnya Pandi, membuat suasana memanas. Tersangka tembak korban dua kali hingga tewas. Usai kejadian, Akir dan Pandi kabur ke Riau selama sebulan.

‘’Kemudian ke Pangkal Pinang, Bangka, setahun. Dan pindah ke Pagaralam setahun. Saya pulang ke Palembang karena kangen anak,” katanya.

Selain kasus pembunuhan, tersangka Akir juga ada kasus penganiayaan. “Aku tusuk sekali korban itu pakai obeng, karena pasal senggolan motor di jalan,”  katanya.

Baca:  Diselamatkan dari Amuk Massa, Pencuri Berbalik Menyerang Polisi

Adik ipar tersangka, Pandi, ditangkap lebih dulu di Pagaralam, karena terlibat kasus penembakan menyebabkan Aan tewas.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIk menegaskan telah menangkap pelaku pembunuhan yang menjadi buronannya.

“Pelaku Akir menembak korban hingga tewas, saat kabur pistol rakitan jenis revolver dengan 4 butir amunisinya dibuang di Jambi saat kabur ke Riau,” ungkapnya. Atas kejahatannya itu pelaku terancam pasal pembunuhan berencana pasal 340 KUHP.#osk