Motor Berboncengan Tiga Orang Tabrak Avanza, Dua Tewas

4

Satu dari dua penumpang sepeda motor yang tewas. BP/Henny Primarasa

Inderalaya, BP–Kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalan raya lintas barat tepatnya di simpang taman Pancasila, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (28/9/2020).

Kecelakaan terjadi lebih kurang pukul 16.30, antara Motor Jupiter Z warna merah BG 3143 TS dan mobil Avanza warna hitam BG 1107 TB.

Korban warga Desa Permata Baru mengendarai motor berboncengan tiga diduga dengan kecepatan tinggi, melaju dari arah Timbangan 32 menabrak mobil Avanza yang datangnya dari arah Karang Endah, Kabupaten Muaraenim.

Baca:  Adu Kambing Truk, Dua Sopir Terkapar

Menurut saksi mata Al, korban tertabrak dan diseret mobil sejauh 2 meter, sehingga menyebabkan korban luka luka. Bahkan sang ayah Riduan dan anaknya Y tewas seketika, beruntung istri korban nasih hidup

“Kejadian ini banyak yang melihat, bahwa mobil Avanza tersebut menabrak kendaraan motor itu. Namun kami sangat menyesalkan sopir kendaraan seakan tidak mau bertanggung jawab, dan tidak mau membawa korban ke puskesmas terdekat padahal ketiga korban terluka parah,” katanya.

Baca:  Tiga Truk Terguling di Jalintimsum

Sementara itu pengendara mobil inisial P yang diduga aparat penegak hukum, bahkan terdengar kata-kata keluarga Kasat Reskrim Polres OI, membantah kalau dirinya menabrak korban.

“Saya tidak menabrak motor secara langsung,sebelum motor terserempet mobil milik saya motor tersebut terjatuh sendiri,” ujarnya.

Karena saksi mata meminta pertanggungjawaban kepada pengendara mobil, sedangkan si sopir bersitegang merasa tidak bersalah, akhirnya pertengkaran terjadi hingga saling dorong dan nyaris adu jotos.

Baca:  Manajer Transmart Tewas Dihantam Truk Tronton

Sampai berita ini diturunkan korban sudah dilarikan ke Puskesmas terdekat, sedangkan pihak kepolisian yang sempat dihubungi melalui via WhatsApp datang ke TKP hanya meminta nomor HP sopir dan melakukan pengamanan identitas sopir, lalu pergi lagi dengan alasan ada tugas di tempat lain.

Saat dikonfirmasi, petugas kepolisian yang datang ke TKP atas perintah Kasat Lantas Polres OI yang dihubungi melalui via WhatsApp atau bukan, petugas tersebut bilang bukan perintah Kasat Lantas.#hen