Penundaan Pilkada Mengandung Resiko Ketidakpastian Semakin Terbuka Lebar

8

BP/Dudy Oskandar
Agus Sutikno

Palembang, BP

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno mengaku kurang sepakat jika harus kembali dilakukan penundaan pilkada di Sumatera Selatan (Sumsel) karena disebabkan masih tingginya pandemi covid-19.

“ Penundaan pilkada itu , ini mengandung  resiko ketidakpastian semakin terbuka lebar, kemudian kasihan lagi mohon maaf dunia usaha, kontrak-kontrak APBD itu melibatkan dunia usaha, sementara APBN/APBD  stimulus pertumbuhan ekonomi yang mendorong pertumbuhan ekonomi, tanpa belanja APBN/APBD kacau juga kita, apalagi kalau sekarang , kalau mengharapkan swasta murni saja melakukan pembelanjaan enggak akan siknifikan” katanya, Selasa (22/9).

Baca:  Pekan Keempat Desember 2020, Beberapa Kasus 3 C Diungkap Polda Sumsel

Dan APBD itu menurut mantan Ketua Komisi III DPRD Sumsel ini dapat berjalan baik jika ada kepastian hukum juga.

“ Saya bukan rezim yang anti penundaan tidak,  tapi saya lebih memikirkan kedepannya, apalagi mohon maaf , oke di tunda  tapi siapa  yang bisa memastikan pandemi ini akan berhenti bulan sekian, khan enggak ada yang bisa memastikan itu,” katanya.

Baca:  Pasien Covid-19 di Sumsel Genap 7.500 Jiwa pada 24 Oktober

Walaupun demikian wacana penundaan pilkada tersebut menurutnya bagian dari kekayaan  wacana berpikir namun lebih dari itu   mari kita lihat bagaimana  ketidakpastian itu menjadi lebar sekali.

“ Sampai kapan penundaan itu , parameternya apa dan masalah bangsa ini adalah masalah kita semua, kita berpikir secara jernih  semuanya untuk melihat bagaimana kondisi ini secara bijak disikapi, bagi saya bukan tidak suka penundaan tapi akibat disitu masih kita sama-sama berpikir, “ katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Dukung Pendirian Pertashop Di Desa-Desa

Pihaknya menghormati bagian-bagian dari elemen masyarakat itu yang menginginkan pilkada ditunda tapi pihaknya juga mengingatkan bahwa ketika itu ditunda ketidakpastian  menjadi melebar.

“ Dan ketidakpastian itu  tidak menguntungkan dari  semua segi kehidupan ini  baik pemerintahan dan swata,” katanya sembari mengatakan perlu dalam tahapan pilkada protokol kesehatan tetap dikedepankan oleh semua pihak.#osk