Miliki Shabu, Oknum Anggota DPRD Palembang Ditangkap

3

0knum anggota DPRD Palembang yang diduga memiliki shabu diamankan petugas.

Pakembang, BP–Tim gabungan BNN Pusat dan BNNP Sumsel, Selasa (22/9) pagi sekira pukul 07.00, menggerebek sebuah ruko di Jalan Riau, Kecamatan IB I, Palembang, tepatnya di kawasan Puncak Sekuning, Palembang.

Informasi yang dihimpun, saat dilakukan penggerbekan petugas mengamankan pasangan suami istri (pasutri) dan dua orang lainnya berada di ruko yang dijadikan tempat usaha laundry tersebut.

Di lokasi saat dilakukan penggeledahan petugas mengamankan barang bukti berupa 30 ribu pil ekstasi dan 10 kilogram shabu-shabu (SS), di mana barang bukti itu masih disimpan dalam kardus berwarna coklat.

Baca:  Kapolres OI Akan Lakukan Tes Urine Berkala

Sementara, Brigjen Pol Drs Jhon Turman Panjaitan kepala BNNP Sumsel membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Kita, Polda Sumsel, mem-back up BNN Pusat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu mengungkapkan, pelaku sudah lama menjadi target operasi.

“Pelaku ini memang TO (target operasi) kita dan sudah lama kita incar dan licin,” tambal Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu yang juga ada di TKP.

Baca:  507 Butir Ekstasi dan 100 Gram Sabu di Musnahkan

Selain itu, seorang anggota DPRD Kota Palembang dikabarkan ditangkap anggota gabungan dari BNN Sumsel dan BNN Pusat.

Oknum anggota DPRD Palembang tersebut diamankan karena kedapatan membawa shabu.

Pelaku ditangkap di kawasan Puncak Sekuning, Palembang, Selasa (22/9).

Kejadian penangkapan anggotan DPRD Palembang yang membawa shabu ini dibenarkan oleh Kepala BNNP Sumsel Brigjen pol Drs Jhon Turman Panjaitan.

Baca:  Honorer Pol PP Bawa Ribuan Ekstasi

“Ya benar ditangkap di Puncak Sekuning,” kata Brigjen pol Drs Jhon turman Panjaitan saat dikonfirmasi tanpa menyebut nama anggota DPRD Palembang tersebut.

Sedangkan Sekretaris DPD Partai Golkar kota Palembang Rubi Indiarta mengaku belum mendapatkan informasi dari aparat kepolisian terkait penangkapan tersebut.
“Kita ikuti dulu proses hukum yang ada,” katanya.#osk