Giliran Bawaslu OI Didatangi Ratusan Massa

9

Indralaya, BP–Ratusan warga Kabupaten Ogan Ilir yang menamakan diri sebagai Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) melakukan aksi turun kejalan di depan Kantor Bawaslu, Rabu (16/9).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut ratusan masyarakat meminta mendiskualifikasi patahana Ilyas Panji Alam yang diduga sudah melakukan banyak pelanggaran salah satunya memanfaatkan batuan sosial berupa beras yang dipasang poto pribadinya.

 

Koordinator aksi Yongki Ariansyah mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim investigasi Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Sumsel menemukan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dalam memanfaatkan batuan soasial berupa beras.

Baca:  Suwito: Transformasi Pertanian, Mboh Ra Ngerti Aku?

“Dari informasi yang dihimpun patahana sudah melanggar dengan memanfaatkan bansos dengan memasangkan poto dirinya dikarung beras dinilai melakukan kompanye terselebung,” katanya.

Selain itu juga, Bupati OI selaku petahana melakukan pergantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan.

“Sebagai petahana yang menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasanagan calon baik didaerah sendiri mau pun di daerah lain, waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan paslon sampai dengan penetapan paslon,” jelasnya.

Baca:  KPU PALI Tetapkan Hero Menjadi Cabup dan Cawabup PALI

Sementara, Ketua Bawaslu OI Darmawan Iskandar mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas informasi yang disampaikan oleh Aliansi Indonesia dan akan ditindak lanjuti.

“Kita sangat berterimasih kepada aliansi indonesia atas informasi yang diberikan dan nantinya kita akan menindak lanjuti informasi tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, Bawaslu tanpa adanya laporan tanpa melalui proses pengawasan akan tetap bekerja dalam mengawal proses pilkada.

Baca:  Lakukan Supervisi, Bawaslu OI Rekrut 895 Orang PTPS

“Bawaslu tanpa adanya proses laporan kami akan tetap bekerja sesuai aturan PKPU dan yakinlah Bawaslu tetap tegak lurus tidak akan ada intervensi dari pihak mana pun dalam mengawasi berlangsunya pilkada,” ujarnya. #hen