Home / Headline / Penggunaan Anggaran Covid-19 Tahun 2020 di Sumsel Sebesar Rp203.989.881.777,00.

Penggunaan Anggaran Covid-19 Tahun 2020 di Sumsel Sebesar Rp203.989.881.777,00.

BP/DUDY OSKANDAR
H Nasrun Umar

Palembang, BP

Penggunaan anggaran Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp.203.989.881.777,00.

“Semuanya  dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 427/ KPTS/ BPKAD / 2020 tentang penggunaan belanja tidak terduga tahun Anggaran 2020, yang terdapat pada 8 Perangkat Daerah (Dinsos, BPBD, Dinkes, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Biro Kesra, Dinas Pendidikan dan Satpol PP) untuk menjalankan fungsi Penanganan Pandemi Covid-19 di Sumsel, dan terhadap evaluasi hasil kerja Perangkat Daerah saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan oleh BPK Perwakilan Sumsel mulai tanggal 8 September 2020 sampai dengan 5 Oktober 2020,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda)  Sumsel, Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumsel saat paripurna XV DPRD Sumsel dengan agenda jawaban penjelasan Gubenur Sumsel terhadap pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Sumsel atas pengajuan tiga Raperda oleh Pemprov Sumsel, Senin (14/9).

Mengenai langkah-langkah konkret yang  telah dilakukan Pemerintah Pemerintah Provinsi  Sumsel  dalam menanggulangi permasalahan ekonomi masyarakat akibat dampak  Covid-19  seperti:

Bidang Sosial dan Ekonomi, mempercepat pelaksanaan proyekproyek kegiatan fiSik untuk penyerapan tenaga kerja; pembinaan UMKM,  pemberian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan supporting bantuan sosial kepada Pemerintah Kab/ Kota; dan mengajukan pinjaman PEN kepada

  1. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai kegiatan infrastruktur sarana dan prasarana penunjang perekonomian yang

terkena dampak pandemi Covid19.

Lalu Bidang Kesehatan , penyediaan rumah sehat jakabaring sebagai tempat karantina/isolasi bagi ODP, PDP dan kasus konflrmasi tanpa gejala dan gejala ringan , penyediaan tempat karantina/ isolasi di Kab/ Kota se Sumsel; penunjukan Hotel Swarna DWipa sebagai tempat tinggal tenaga kesehatan yang aktif dalam penanganan Covid19, menetapkan RS. Siti Fatimah sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, mengaktifkan 2.853 desa siaga Covid 19, kegiatan kampung tangkal Covid-19 oleh Polda Sumsel (3.265 desa) , menugaskan gugus tugas  percepatan penanganan Covid-19.

Lalu dengan melibatkan tim ahli berbagai bidang (epidemiologi kesehatan masyarakat, ekonomi, sosial, kebijakan publik, hukum, dan psikologi); dan  pendampingan Kab/kota dalam  persiapan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

 

Bidang Perdagangan  dengan menjaga stabilitas harga dan jaminan stok barang kebutuhan pokok melalui deregulasi kebijakan terkait pangan menjamin kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok sehingga‘ dapat mencukupi kebutuhan di  tengah pandemi.

 

“Bidang Pendidikan  dengan memberikan dana bantuan stimulan terhadap mahasiswa yang terkena dampak Covid-19, memberikan dana bantuan stimulan kepada Pondok Pesantren di Sumatera Selatan, memberikan fasilitas internet  melalui kerjasama dengan PT.Telekomunikasi. Tbk (Telkomsel) dengan memberikan kuota belajar gratis untuk para siswa di semua jenjang pendidikan dengan pemberian kartu perdana yang telah di launching tanggal 26 Agustus 2020, kepada siswa SMA/ SMK/MA yang berada di zona merah sedangkan untuk jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) dilaksanakan masing-masing Pemerintah Kab / Kota,” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Still Running Individually, SMB IV Hopes In the future, the Province and the City of Palembang Can Work Together

# Related to Heritage Objects in Palembang Palembang, BP Sultan of Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM ...