Home / Headline / APBD P Sumsel 2020 Disahkan Paling Telat Oktober

APBD P Sumsel 2020 Disahkan Paling Telat Oktober

BP/DUDY OSKANDAR
Muchendi Mahzareki

Palembang, BP

Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi COVID-19. Pemprov Sumsel mengajukan peminjaman dana sebesar Rp 539.851.548.950 kepada Pemerintah Pusat. Hal ini berdampak pembahasan APBD Perubahan (P) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  tahun 2020 yang paling telat disahkan Oktober 2020

 Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumsel Muhendi Mahzareki dengan pinjaman tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka peluang bagaimana mengkondisikan bagaimana membantu masyarakat  terdampak dari covid-19.

  Pemprov itu sudah siap melakukan APBD perubahan  tapi kita menunggu putusan  PT SMI dan Kemenkeu, artinya ketika ada putusan pinjaman Rp 539.851.548.950 diserahkan ke Pemprov, kita  langsung bisa membahas APBD P, Insya Allah paling telat Oktober sudah kita sahkan semuanya bisa berjalan dengan lancar, katanya katanya usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (14/9).

 Sekda Sumsel H Nasrun Umar mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah dimana prosesnya sudah sampai disana.

Bekas itu sudah diterima secara lengkap dan , Insya Allah benar, sekarang dalam on going proses, untuk diketahui saja beberapa daerah yang lebih dahulu dari kita masih dalam proses dengan PT SMI (Sarana Multi Infastruktur (Persero), katanya usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (14/9).

 Bagi pihaknya perhitungan besarnya sudah dilakukan secara efisien, sebenarnya kalau tidak , tidak usah pinjam, tapi dalam situasi ini pembangunan harus jalan dan itu harus memakan biaya.

  Infastruktur yang membantu melakukan pemulihan ekonomi daerah, infastruktur ini , detilnya stimulan -stimulan, katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pengawasan Pertambangan di Sumsel Masih Rendah

Palembang, BP Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati menyatakan keprihatinannya terhadap peristiwa longsornya tambang batubara ilegal ...