Home / Headline / Dua “Biang Kerok” di Cafe RD Ditangkap Polisi

Dua “Biang Kerok” di Cafe RD Ditangkap Polisi

BP/IST
 Dua dari empat pelaku yang terlibat keributan di Cafe RD di kawasan Jalan Soekarno Hatta pada Sabtu (29/8) ditangkap Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel dipimpin Aiptu Heri Kusuma SH

Palembang, BP

Dua dari empat pelaku yang terlibat keributan di Cafe RD di kawasan Jalan Soekarno Hatta pada Sabtu (29/8) ditangkap Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel dipimpin Aiptu Heri Kusuma SH.

Kedua pelaku yang diamankan di lokasi berbeda, Sabtu (12/9), sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, adalah Sobri (20), warga Jalan Inspektur Marzuki, Lorong Sei Betung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, dan Tedy (28), warga Jalan Inspektur Marzuki, Kompleks YKP I, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Sementara keempat pelaku lainnya, yakni  PJ, RK, AF, dan OC masih buron dan dalam pengejaran Unit Jatanras Polda Sumsel..

Menurut pengakuan korban, Otto Beriansyah (42), warga Pulo Gadung, Jalan Perjuangan, Karya Baru, Kecamatan AAL, saat itu terjadi keributan di Cafe RD antara pelaku Tedy CS dengan Rano, warga Pulo Gadung.

“Saya berusaha melerai, setelah itu mengantar Rano pulang ke Pulo Gadung dengan melewati pabrik Indomie. Setelah itu, saya kembali lagi karena mau jaga di Cafe RD,” katanya, Sabtu (12/9).

Namun saat dalam perjalanan dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy beriringan dengan Supri (36) di dekat Kafe RD, tiba-tiba datang pelaku Tedy CS menghadang dan berusaha menyerang Otto dengan senjata tajam jenis parang.

“Saat itulah, mereka memanfaatkan situasi dan membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik saya. Tapi motornya sekarang sudah dapat lagi,” katanya.

Atas kejadian itu, Otto melaporkan Tedy CS ke SPK Polda Sumsel atas perkara pencurian dengan kekerasan (curas). Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya anggota Unit I Subdit 3 Jatanras Polda berhasil menangkap Tedy dan Sobri.

Sementara, tersangka Tedy mengaku, malam itu dia berangkat dari rumah pelaku RK (buron) menuju Cafe RD, sekitar pukul 01.30.

“Di cafe kami minum anggur merah, tidak lama kemudian ribut dengan Rano di parkiran cafe, mereka ngancam aku pakai pisau. Karena kesal aku pulang ke rumah, sekitar pukul 04.00, lalu kembali lagi ke cafe dengan mengajak lima teman dan membawa empat parang. Aku dan Sobry tertangkap, empat kawan kami yang lainnya belum tertangkap. Nah, OC yang bawa lari motor korban,” katanya.

“Rombongan kami enam orang, kami bawa 4 bilah parang. Musuh kami rombongan Rano, dua orang anak Pulo Gadung,” kata Sobri.#osk

x

Jangan Lewatkan

Oknum Polisi Simpan Sabu Ditangkap

Palembang, BP Oknum polisi Bripka AF yang bertugas di Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas Utara (Muratara) ditangkap aparat Satuan Reserse ...