Home / Pemerintahan / Ratusan Butir Ekstasi dan 1,8 Kilogram Diblender

Ratusan Butir Ekstasi dan 1,8 Kilogram Diblender

BP/IST
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan  1,8 kilogram narkotika jenis sabu dan 350 butir ekstasi dengan cara diblender di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (11/9).

Palembang, BP

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan  1,8 kilogram narkotika jenis sabu dan 350 butir ekstasi dengan cara diblender di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (11/9).

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes pol Supriadi didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan, barang bukti sabu dan ekstasi yang dimusnakan ini merupakan hasil ungkap kasus selama Juli 2020.

“Barang bukti yang kita musnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus selama Juli 2020 dari tujuh Laporan Polisi dengan tersangka sebanyak 12 orang,” katanya.

Supriadi juga menjelaskan, tujuan dari pemusnahan ini tidak lain sebagai kewajiban pihak penyidik untuk melakukan pemusnahan barang bukti sitaan yang sifatnya dilarang.

“Selain itu pemusnahan ini juga tidak lain untuk tidak terjadinya penyalahgunaan barang bukti dari aparat hukum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Walaupun di tengah wabah COVID-19 ini, lanjut Supriadi, ternyata tidak menghentikan pelaku kejahatan narkoba untuk memasarkan, maupun mengedarkan barang haramnya di tengah-tengah masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan informasi masyarakat untuk memberantas narkotika di Sumsel. Sekecil apapun, sangat berharga untuk memutus mata rantai peredaran narkoba ini. Mari kita bersama perangi narkoba,” katanya.

Dengan dilakukannya pemusnahan ini, Supriadi mengklaim bahwa Polda Sumsel berhasil menyelamatkan anak bangsa dari jeratan barang haram ini mencapai sekitar 11.735 jiwa.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Pilkada Tinggal Hitung Hari Permasalahan Masih Banyak

Tarakan, BP–Gelaran Pilkada Serentak 2020 tinggal menghitung hari, tapi permasalahan masih banyak ditemui di daerah. Hal ini terungkap pada Forum ...