Home / Headline / Kolaborasi Ciamik Kakak-Adik Untuk Memenangkan Pilkada  

Kolaborasi Ciamik Kakak-Adik Untuk Memenangkan Pilkada  

#AW Noviadi MY-Panca Wijaya Akbar MY Terjun Langsung Gaet Hati Rakyat

AW Noviadi MY dan Panca Wijaya Akbar MY disambut hangat masyarakat Muarakuang di Desa Ibul Dalam, Kuang Dalam, Beringin Dalam, Kecamatan Rambang Kuang.

Inderalaya, BP–Kolaborasi kompak dan ciamik dilakukan AW Noviadi MY dan Panca Wijaya Akbar MY, pasalnya keduanya terjun langsung ke desa-desa guna menggaet langsung hati rakyat untuk memenangkan pilkada pada 9 Desember 2020.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel, H Muslim, SE, MSi mengatakan kemarin, Panca dan Ovi disambut sangat antusias oleh masyarakat. Di antaranya mereka sengaja menyambut dan mengarak dengan menggunakan terbangan. Hal tersebut di luar ekspektasi, karena semua tahu kawasan ini merupakan daerah asal ibunda dari kompetitor Panca, yaitu Ilyas Panji Alam.

 

“Hebatnya lagi kendati diguyur hujan masyarakat  tidak bergeming, dan tetap semangat menghadiri acara silaturrahmi tersebut. Artinya mereka menyambut hangat kakak beradik ini, baik AW Noviadi maupun Panca disambut hangat, ini yang perlu kita apresiasi. Mereka bahu-membahu berjuang untuk memenangkan pilkada 9 Desember nanti, kemenangan ini milik masyarakat OI,” kata Tokoh Masyarakat Muarakuang Muslim, saat berada di Desa Ibul Dalam, Kuang Dalam, Beringin Dalam, Kecamatan Rambang Kuang.

Tak hanya itu, Anggota DPRD OI sekaligus Ketua DPD Perindo  OI Haryata mengacungi jempol atas kekompakan antara AW Noviadi dan Panca Wijaya, “alhamdulillah kolaborasi yang ciamik, bagus, AW Noviadi atau Panca tidak masalah yang penting 9 Desember kita ganti bupati. Mereka terjun langsung ke masyarakat untuk menggaet hatinya melalui program yang merakyat,” katanya.

Ketua Tim Pemenangan AW Noviadi mengaku bersyukur dengan doa dan dukungan dari masyarakat. “Alhamdulillah kita ini didukung 9 papol simpatisan, alhamdulillah kita saling dukung apapun itu. Kita juga diajarkan dari kecil apapun itu asal positif kita saling dukung. Untuk program sama saja yang pentig prioritas untuk masyarakat banyak.

Iapun menambahkan pada  2015 ia mencalonkan diri sebagai bupati dan terpilih, dalam perjalanan Allah ada takdir lain akhirnya tidak bisa menuntaskan tugas, namun ada suatu harapan cita cita yang dititipkan.

“Kukiro wakil saya menjaga, rupanya saya dijatuhkan padahal saya tidak pernah merugikan dia. Pada 2020 saya tidak pernah merugikan siapapun dan bisa dipilih dan layak dipilih oleh masyarakat.  Dalam waktu 4 hari saya mau mendaftarkan diri dijegal ditujah dijatuhkan lagi, apa salah saya, saya tidak pernah makan uang rakyat, saya tidak pernah merugikan rakyat. Namun  barangkali kalau saya jadi bupati kebobrokan 4,5tahun ini terbuka semua. Alhamdulillah yang dimulai dengan niat tulus Allah memberikan jalan keluarnya. Cak takut nian kalau AW Noviadi jadi bupati, terbitlah aturan khusus untuk menjegal saya, bukan se-Indonesia. Ini bukan tentang saya jadi atau tidak menjadi bupati namun soal keinginan kehidupan masyarakat yang ingin lebih baik. Jadi saya ajak dan ingatkan kembali pada 9 Desember mendatang mari ganti bupati, pilih Panca MY dan Ardani menjadi bupati dan wabup periode 2021-2026,” katanya.

Sementara Balon Bupati OI Panca Wijaya Akbar MY mengatakan ini merupakan perjuangan bersama dan salah satu strategi dari. “Jadi untuk masyarakat, baik Panca maupun AW Noviadi tidak masalah,yang penting program kita baik dan untuk Ogan Ilir Bangkit Kembali,” tegasnya.

Menurut Panca, sang kakak sudahmemberikan restunya dalam pencalonan ini untuk menjadi bupati.

“Kakak saya berhati besar, saya kira tak masalah jika saya punya cita-cita menjadi bupati seperti ayahku, cita- cita kami sama untuk masyarakat OI. Yang jelas jadi pemimpin itu harus melayani bukan yang minta dilayani. Pak Mawardi selalu bilang bertindaklah seadil-adilnya, apa yang dibutuhkan masyarakat harus diprioritaskan. Kalau jadi pemimpin itu harus adil, yang bisa memecat jika pemimpin tidak baik adalah masyarakat itu sendiri. Jadi jangan lupa 9 Desember pilih Panca-Ardani,” tegasnya.

Pantauan Panca MY bersama AW Noviadi MY sudah melakukan kunjungan ke desa-desa seperti Desa Ibul Dalam, Beringin dalam, Kuang Dalam Kecamatan Rambangkuang, Desa Sungai Keli, Maju Jaya, Harimau Tandang, Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan. #hen

x

Jangan Lewatkan

Pran Tewas Terbunuh

Palembang, BP Pembunuhan terjadi di Jalan Meranti (PU I), Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (28/10). Adapun korbannya Pran ...