Home / Headline / Panca MY, Pebisnis yang Lahir dari Keluarga Pemimpin

Panca MY, Pebisnis yang Lahir dari Keluarga Pemimpin

PANCA Wijaya Akbar MY merupakan anak bungsu dari lima bersaudara dari pasangan Mawardi Yahya dan Fauziah MY, usianya menginjak 29 tahun, sangat muda dan enerjik namun diusia yang masih muda pria berkulit putih ini banyak mengukir prestasi. Sebagai pebisnis, ia pun bertekad menjadi pemimpin yang bisa mensejahterakan masyarakatnya, membuat Ogan Ilir Bangkit di Bumi Caram Seguguk.

Coba perhatikan bagaimana kebangkitan nasional dimulai oleh anak-anak muda, dimana sejumlah mahasiswa Stovia dan dokter dokter muda mendirikan Boedi Oetomo 1908. Begitu juga moment Soempah Pemoeda 1928, Proklamasi Kemerdekaan 1945,  gerakan KAMI, KAPI/KAPPI 1966, dan gerakan Reformasi 1998, umumnya digerakkan oleh anak-anak muda.

Saat Panca tampil pidato pada acara deklarasi paslon bupati/wabup OI, yang dihadiri ribuan orang Sabtu (5/9) lalu, mengundang decak kagum banyak orang. Ternyata anak muda ini mampu tampil cukup prima dan meyakinkan. Ia mampu menunjukkan kepada publik bahwa ia mampu menjadi pemimpin.

Bagi yang sudah mengenal Panca Wijaya Akbar MY, penampilan perdana yang langsung menggoda tersebut, tidak membuat kaget lagi. Karena selain dia memiliki pendidikan yang cukup, juga pemimpin perusahaan sebagai pengusaha, Panca memang terlahir dari keluarga pemimpin.

Kakeknya H Yahya yang biasa disapa Kerio Iyut, pernah sekitar 30 tahun menjadi Kerio (sekarang Kepala Desa), di Desa Sukaraja Baru (SKB). Di bawah kepemimpinannya SKB berkembang pesat dan dikenal luas sebagai desa pertanian yang memproduk bibit bibit tanaman produktif. Dari desa ini juga petani petani andalan muncul.

Selain itu ayahandanya H Mawardi Yahya, yang dikenal ketokohannya. Terjun ke dunia politik di awal masa reformasi  1998/1999, Mawardi Yahya (MY) langsung bikin kejutan dengan terpilih sebagai Ketua DPRD OKI 1999 dalam usia 41 tahun. Setelah itu ia juga dipercaya sebagai Ketua Partai Golkar OKI. Saat ia ketua DPRD OKI inilah keputusan bersejarah pemekaran daerah ia pelopori.

Lalu setelah OI terbentuk/berdiri, MY satu tahun menjadi Ketua DPRD OI (2004-2005), sebelum kemudian ia menjadi Bupati OI selama dua periode (2005 – 2015). Dan sekarang ia dipercaya masy sebagai Wagub Sumsel periode 2018-2023.

Ketua DPD Berkarya OI H Iklim Cahya mengatakan darah pemimpin inilah yang diwarisi anandanya Ovi dan Panca. Tentu selain darah guru dari ibu Hj Fauziah yg berasal dari Desa Ulak Kerbau Baru (UKB).

“Panca merupakan pebisnis muda yang unggul dan banyak prestasi, ia lahir dari keluarga pemimpin. Insya Allah dengan bekal pendidikan yang baik, semangat dan kreatifitas anak muda, dan titisan darah pemimpin dari sang kakek dan ayahanda, Panca MY akan sukses bila takdir Allah menjadikannya sebagai bupati OI. Menjadi pemimpin amanah yang memiliki integritas tinggi untuk memakmurkan masyarakatnya,”jelasnya. #hen/rel

x

Jangan Lewatkan

Masih Berjalan Sendiri-Sendiri, SMB IV Berharap Kedepan Pihak Provinsi dan Kota Palembang Bisa Bersinergi

# Terkait Benda-Benda Heritage di Palembang Palembang, BP Sultan Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja ...