Haul  3 Tahun SMB III Khidmat

10

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana haul  atau memperingati  3 tahun wafatnya Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Haji Abdul Hamid  di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam  di Jalan Sultan Muhammad Mansyur No  776, 32 Ilir Palembang, Minggu (6/9).Acara haul di gelar secara standar kesehatan covid-19  dan berlangsung secara khidmat.

Palembang, BP

Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) menggelar acara haul  atau memperingati  3 tahun wafatnya Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja , Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Haji Abdul Hamid yang wafat 7 September 20017 dan dimakamkan di Kawah Tengkurep Palembang.

Haul digelar di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam  di Jalan Sultan Muhammad Mansyur No  776, 32 Ilir Palembang, Minggu (6/9).Acara haul di gelar secara standar kesehatan covid-19  dan berlangsung secara khidmat.

Acara dihadiri diantaranya Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diradja SH Mkn, Habib Muhammad Noval Shahab, Ustad Kemas Ali, Ustad Ferianto, Ustad Mustofa, Ketua Yayasan Masjid SMB I Jayo Wikramo, Kgs H Ahmad Sarnubi,  Prof Dr drHMT Komaruddin, Beby Siwi Johan Saimima sedangkan MC oleh Pangeran Suryo Vebri Irwansyah ( Vebri Al Lintani).

Selain pembacaan yasin, doa bersama, ceramah agama  juga diselingi pembacaan manakip Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja , Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Haji Abdul Hamid  yang disampaikan oleh Pangeran Surya Kemas A. R. Panji. Selain itu  juga sempat tampil kesenian marawis.

SMB IV mengatakan , sengaja mengadakan haul ini untuk mendoakan supaya arwah SMB III bisa diterima oleh Allah SWT dan yang ditinggalkan diberikan hidayah oleh Allah SWT.

“Mudah-mudahan segala informasi dan amal menjadi amal jariyah beliau bagi kita semua, kami juga tahu hanya tiga yang tidak terputus yaitu amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak soleh yang mendoakan orangtuanya,” katanya.

SMB IV berharap dirinya termasuk dalam golongan anak soleh tersebut makanya dirinya menggelar haul ini , dan mudah-mudahan segala perjuangan SMB III untuk kebangkitan budaya dan adat istiadat di Palembang bisa dihidupkan lagi.

“ Memperingati haul beliau adalah memperingati segala jerih payah beliau untuk memajukan Palembang Darussalam ini,” katanya.

Pangeran Suryo Vebri Irwansyah ( Vebri Al Lintani) mengatakan, SMB III semasa hidupnya sudah mengusulkan poto SMB II  di uang Rp10 ribu, membuat kamus bebaso, secara aktif membuat kegiatan kebudayaan di Palembang hampir setiap tahun dan kegiatan kebudayaan di nusantara sampai ke mancanegara.

“ Sehingga di nobatkannya kembali SMB III Raden Muhammad Syafei Diradja sebagai sultan  telah bermanfaat bagi  kebangkitan kebudayaan Kesultanan Palembang Darussalam,” katanya.

Sedangkan Habib Muhammad Noval Shahab dalam tausiahnya menilai SMB III adalah orang yang  gemar membaca solawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Beliau tidak begitu banyak mendapatkan ilmu agama tapi jujur ana  termasuk dekat dengan beliau , jujur anak begitu kagum dengan beliau , akhlak beliau sangat luar biasa, kesabaran beliau sangat luar biasa, beliau tidak besar, tidak  mau kebesaran  padahal beliau orang yang besar, Kombes , Sultan pulo,” katanya.#osk