SMB IV Berikan Gelar Untuk Tumenggung Muda  Muhammad Iqbal

17

BP/IST
Suasana Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn berpoto bersama kedua mempelai dan keluarga

Palembang, BP

Sudah menjadi tradisi di Kesultanan Palembang Darussalam, apabila salah seorang kerabat Kesultanan Palembang Darussalam menikahkan anaknya maka kepada menantunya akan diberikan gelar .

Begitupula yang terjadi di pernikahan Muthia Amalia C.S.P Binti Ir Ahmad Dailami dengan Muhammad Iqbal.S.T Bin Ir.H.Akhmad Anwar sekaligus haul ke-20 Ki. H.A Malik Tadjuddin di Lapangan SMP/SMA NU Jalan Jend. A. Yani Palembang, Sabtu (5/9).

Dimana Muhammad Iqbal.S.T Bin Ir.H.Akhmad Anwar diberikan gelar Tumenggung Muda  Muhammad Iqbal berdasarkan Wartikah Sultan  Palembang Darussalam Nomor KPD : K/GZ/13/IX/2020 tentang pemberian gelar kehormatan Kesultanan Palembang Darussalam yang dibacakan oleh Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo didampingi sejumlah pangeran dalam Kesultanan Palembang Darussalam lainnya   dan Wartikah  Sultan Palembang Darussalam diserahkan  langsung Sultan Mahmud Badaruddin (SMBIV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn kepada mempelai laki-laki Muhammad Iqbal.S.T Bin Ir.H.Akhmad Anwar.

Turut hadir Gubernur Sumsel H Herman Deru, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum, Staff Khusus Gubernur Bidang Keagamaan, KH Amiruddin Nahrawi, Kasat Pol PP Provinsi Sumsel,      M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si dan para undangan.

Menurut Sultan Mahmud Badaruddin (SMBIV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengatakan, pemberian gelar Tumenggung Muda  Muhammad Iqbal dimana temenggung ini  sebagai pemimpin.

“ Ini gelar kehormatan untuk pemimpin pada rumah tangganya, sudah kita pakamkan itu supaya kita kasih gelar seperti itu,” katanya.

 

Sedangkan Gubernur Herman Deru pada Haul ini menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Mengingat Gubernur HD merupakan sahabat dekat almarhum Ki. H.A Malik Tadjuddin.

Tak hanya hadir dan mendoakan almarhum, momen itu juga dimanfaatkan Gubernur Herman Deru untuk mengingatkan banyaknya kebaikan dan jasa-jasa almarhum semasa hidup untuk perkembangan agama Islam di Sumsel.

 

“Begitu banyak perbuatan – perbuatan beliau untuk kepentingan agama kita yang tentu juga menjadi bekal beliau untuk menghadap sang khaliq untuk mendapatkan surga terbaik. Kita mendoakan agar beliau selalu ditempat yang layak di sisi Allah SWT, begitu juga keluarga yang ditinggal semoga menjadi keluarga yang selalu tabah dan selalu mendoakan almarhum,” ujarnya saat memberikan sambutan.#osk