Home / Headline / Dua Tersangka Pembunuh Polisi di Empat Lawang Dilimpahkan ke Polda Sumsel

Dua Tersangka Pembunuh Polisi di Empat Lawang Dilimpahkan ke Polda Sumsel

BP/IST
Polres Empat Lawang melimpahkan dua tersangka pengeroyokan dan penusukan terhadap anggota polisi di Empat Lawang dilimpahkan ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Palembang, BP

Polres Empat Lawang melimpahkan dua tersangka pengeroyokan dan penusukan terhadap anggota polisi di Empat Lawang dilimpahkan ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kasus pembunuhan anggota polisi bernama Bripka Adhi Pradana terjadi di Desa Aur Gading, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang.

Tersangka yakni Reca Sastra Winata dan ayahnya bernama Widodo.

Keduanya kini sudah ditahan di Mapolda Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, usai Polres Empat Lawang menetapkan bapak dan anak yakni Reca Sastra Winata dan Widodo sebagai tersangka. Kini keduanya sudah berada di Polda Sumsel.

“Kasus pengeroyokan yang menyebabkan anggota polisi tersebut tewas hingga saat ini sudah ditangani oleh Subdit III Jatanras Polda Sumsel,”  kata Supriadi, Kamis (3/9).

Supriadi mengatakan, saat ini dua tersangka pembunuhan yang dibawa ke Mapolda Sumsel tengah dalam proses pemeriksaan. “Kedua tersangka mengakui bahwa benar telah melakukan penusukan dan pemukulan terhadap korban. Tersangka ini anak dan bapak,” kata Supriadi.

Dijelaskan Supriadi, dilimpahkannya kasus pembunuhan tersebut ke Mapolda Sumsel dikarenakan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan di Kabupaten Empat Lawang.

“Kedua tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel mengingat sikon di Empat Lawang yang kurang kondusif. Kita terapkan kedua tersangka dengan pasal 338 tentang pembunuhan dan 170 tentang pengeroyokan katanya.

Sebelumnya, Bripka Adhi Pradana Tiranda (44), seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Bantar Gebang Bekasi, Jawa Barat, tewas ditikam seorang pemuda, Reca Satra Winata (23).

Sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Aur Gading, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Rabu (2/9), sekitar pukul 14.30 . Diduga, pembunuhan ini terjadi disebabkan oleh persoalan sengketa tanah.

Informasi yang dihimpun, pembunuhan ini bermula saat korban pulang ke Empat Lawang untuk menanyakan terkait sengketa tanahnya kepada orangtua pelaku, Widodo. Di mana, lahan antara korban dan Widodo dikabarkan bersengketa.

Atas permasalahan tersebut, korban dengan Widodo pun akhirnya terlibat cekcok. Melihat terjadi kecekcokan itu, anak Widodo, Reca Satra Winata langsung melakukan penyerangan kepada korban dengan mengunakan pisau.

Serangan Reca ini mengakibatkan korban menderita lima luka tusuk, sehingga korban tewas di tempat.

“Pelaku beserta orang tuanya sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang, guna pemeriksaan lebih lanjut. Sementara agar tidak terjadinya pengerahan massa, anggota sudah diterjunkan di Desa Aur Gading,” kata   Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu.#osk

 

 

x

Jangan Lewatkan

Bank Sumselbabel Tetap Bertahan di Pandemi Covid-19

Palembang, BP Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) HM Giri Ramanda N Kiemas melihat hingga saat ini di mana ...