Panca-Ardani Bakal Daftar ke KPU OI

31

#Siap Menangkan Pilkada 2020

BP/IST
Panca Wijaya Akbar Mawardi- Ardani

Inderalaya, BP–Keinginan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya untuk mencalonkan putra keempatnya, Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi, sebagai bakal calon bupati Ogan Ilir pada pilkada serentak Desember mendatang, terganjal aturan KPU RI tentang syarat calon kepala daerah. Ovi yang pernah menjabat Bupati Ogan Ilir tidak bisa diusung. Mawardi mengubah strategi di tengah jalan. Ovi pun digantikan adiknya, Panca Wijaya Akbar (Yayak), yang tetap berpasangan dengan Ardani.

Baca:  Panca-Ardani Acungi Jempol Fasilitas Kesehatan di RSUP Mohammad Husein Palembang

“Kita calonkan Yayak (Panca Wijaya Akbar), anak Pak Mawardi sebagai pengganti Ovi. Dan Panca-Ardani siap mendaftarkan diri ke KPU OI sebagai calon bupati dan calon wakil bupati,” jelas Jurubicara pasangan balonbup dan balon wabup Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar-Ardani, Aswan Mufti, Rabu (2/9/2020).

Aswan menyesalkan aturan KPU RI yang berubah di tengah jalan. Padahal sebelumnya dalam putusan pengadilan, korban narkoba bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Tetapi sekarang aturan itu berubah. “Calon lain nampaknya ingin mengganjal Ovi,” katanya.

Baca:  Giliran Gerindra, PKS, dan PKB yang Bakal Memberikan Dukungan 

Sebagai peserta pilkada, pihaknya tidak mau berpolemik dengan aturan baru tersebut. Yang penting bisa mencalonkan Panca Wijaya Akbar sebagai balonbup Ogan Ilir. “Kita tidak mungkin menggugat ke pengadilan karena waktunya sudah mepet. Kalau panjang, pasti kita gugat KPU Pusat,” jelasnya.

Sementara itu AW Noviadi menyatakan dirinya ikhlas tidak mencalonkan diri sebagai balonbup Ogan Ilir dan digantikan adiknya, Panca Wijaya Akbar. Sebagai mantan bupati, dia tidak mempermasalahkannya. “Mudah-mudahan Yayak bisa membangun Ogan Ilir,” katanya. #hen