Home / Headline / DPO Kasus Pengeroyokan Diringkus

DPO Kasus Pengeroyokan Diringkus

BP/IST
Setelah menjadi DPO (daftar pencarian orang), karena telah puluhan kali menjadi  pelaku pengeroyokan pasal 170 ayat 2, yang menyebabkan korbanya yakni Bobi (23) warga Jalan KH Azhari Lorong Masjid Kelurahan 11 Ulu Kecamatab SU-II, Palembang, mengalami luka bacok.

Palembang, BP

Setelah menjadi DPO (daftar pencarian orang), karena telah puluhan kali menjadi  pelaku pengeroyokan pasal 170 ayat 2, yang menyebabkan korbanya yakni Bobi (23) warga Jalan KH Azhari Lorong Masjid Kelurahan 11 Ulu Kecamatab SU-II, Palembang, mengalami luka bacok.

Akhirnya Minggu, (30/8) M Rudi (29) berhasil diringkus team Tekab134 dan Pidum (Pidana  Umum), Polrestabes, Palembang).

Informasi Yang didapat warga jalan KH Azhari Tanggo Panjang 1 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU II, Palembang ini, ditangkap petugas pimpinan Kanit Pidum AKP Robert Siombing dan Kasub Opsnal, IPDA Andrean.

Saat Rudi berada dirumahnya, Dan berawal dari nyanyian rekannya yakni Shyarul yang duluan terlebih dahulu di tangkap.

Meski sempat panik, saat melihat petugas berpakaian preman datang ke rumahnya. Namun setelah ditujukan foto korban oleh petugas,

Rudi pun hanya bisa terdiam dan mengakui perbuatan tersebut. Dengan tangan ke atas Rudi pun langsung di giring petugas, guna mempertanggungjawabkan ulahanya.

informasi yang dihimpun, pengeroyokan itu terjadi pada 10 Agustus 2020, sekitar pukul 09.00 di Jalan KH. Azhari Lorong Sei Lumpur Kelurahan 11 Ulu Kecamatan SU II, Palembang.

 

Dimana peristiwa ini diketahui ibu korban yakni Suryani (62), berawal dirinya mendapatkan kabar dari tetangganya. Bahwa korban anaknya telah dianiaya oleh Rudi dan rekan-rekannya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok dipinggang sebelah kiri akibat senjata tajam jenis tombak, luka bacok dibagian belakang kepala, dan melaporkan kejadian ini ke polisi.

” Rudi kita tangkap dari nyanyian rekannya yang terlebih dulu kita tangkap yakni Syahrul alias Iyo,” kata Kasat Reksrim AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum, AKP Robert Siombing, Selasa (1/9).

Lanjut Robert, selain melakukan aksi pengeroyokan tersangka Rudi juga merupakan resedivis kasus 363 KUHL pembobolan ruko konter hp dan kasus 351 KUHP di mana korban mengalami luka tusuk.

Atas ulahnya pelaku pun akan dijerat pasal 351 KUHP dan pasal 363 KUHP. Dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun penjara, katanya.

Sedangkan Rudi ketika ditemui di ruang piket Rekrim, enggan menjawab pertanyaan wartawan,” Sudah pak. Saya sedang ada masalah. Nanti saja kalu mau tanya-tanya,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Perjanjian PT ATS Habis Oktober 2020, DPRD Sumsel Sarankan Pemprov Lakukan Kajian

Palembang, BP Kerjasama Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan PT Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) dalam pengelolaan air bersih akan ...