Home / Headline / SMB IV Kukuhkan Goegoek Pagaralam Palembang Darussalam

SMB IV Kukuhkan Goegoek Pagaralam Palembang Darussalam

BP/IST
Sultan Mahmud Badaruddin (SMBIV  Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diraja SH Mkn menggelar silaturahmi bersama masyarakat Palembang di kota Pagaralam sekaligus mengukuhkan  Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam di Masjid Agung, kota Pagaralam, Sabtu (29/8).

Pagaralam, BP

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV  Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diraja SH Mkn menggelar silaturahmi bersama masyarakat Palembang di kota Pagaralam sekaligus mengukuhkan  Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam di Masjid Agung, kota Pagaralam, Sabtu (29/8).

Sedangkan susunan komposisi Ketua Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam dijabat oleh Temenggung Haji Helmi  SE MM, Ki Temenggung Mawardi Latif , Tolok atau Bendahara Mgs Harnovi Arif SE .

Bisluit, surat pengangkatan, untuk Helmi- menjadi Sesepuh Goegoek Pagaralam dengan gelar Tumenggung diserahkan langsung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV  Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diraja SH Mkn.

Turut hadir Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo,   R.M.Rasyid Tohir,S.H Dato’ Pangeran Nato Tasyid Tohir, Pangeran Suryo Febri Irwansyah, Pangeran Jayo Syarif Lukman dan sejumlah masyarakat Palembang di kota Pagaralam.

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV  Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diraja SH Mkn mengapresiasi pengukuhan Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam.

BP/DUDY OSKANDAR
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diraja SH Mkn menggelar silaturahmi bersama masyarakat Palembang di kota Pagaralam sekaligus mengukuhkan Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam di Masjid Agung, kota Pagaralam, Sabtu (29/8).

Menurutnya sudah saatnya nilai-nilai budaya Palembang Darussalam di bangkitkan kembali dan dia mencontohkan bahasa Palembang hingga kini tidak ada perhatian dari pemerintah termasuk tulisan Palembang untuk diangkat kembali.

“ Kami sekarang sedang berusaha menghidupkan huruf arab melayu, kami sudah telah mentranslasi buku hikayat Palembang, yang sebelah kiri arab melayu, sebelah kanan huruf latin disitu dapat kita lihat khasanah budaya kita zaman dulu ketika Belanda masuk di hapus semua, “ katanya.

Karena itulah Kesultanan Palembang Darussalam menurutnya, ingin menghidupkan kembali budaya-budaya yang ada dan tetap melestarikannya di Palembang.

“ Mungkin karena keturunan menjadi kewajiban kami, kami juga sebenarnya ingin jadi biasa bae tapi ini jadi keharusan, leluhur, ini kewajiban kita sebagai penerus, kalau bukan kita siapa lagi meneruskan  budaya Palembang,” katanya.

BP/IST
SMB IV berpoto bersama masyarakat Palembang di kota Pagaralam, Sabtu (29/8)

Karena itu pihaknya menghidupkan kembali guguk-guguk  dan rompok-rompok supaya kita bisa menghidupkan kembali suku Palembang dan untuk menjadikan suku Palembang menjadi suku yang besar dan di hargai oleh masyarakat.

Ketua Goegoek atau Guguk Pagaralam Palembang Darussalam, Temenggung Haji Helmi  SE MM mengatakan, akan menjalankan amanah ini dan secara perlahan-lahan dengan kerjasama bersama semua pihak mungkin pusat kegiatan Guguk Pagaralam Palembang  tempatnya di Masjid Agung Pagaralam .

Dia mengaku miris melihat suku Palembang yang tidak bisa menjadi pemimpin di Palembang dan budaya Palembang perlahan hilang, untuk itulah menurutnya budaya lokal Palembang harus dibangkitkan kembali.

“ Tempat kami berkumpul, tempat kami saling bertukar informasi , saling lurui, di Masjid Agung inilah,” kata Helmi yang merupakan pensiunan ASN di Pemkot Pagaralam (tugas terakhir sebagai camat Pagaralam Selatan).#osk

x

Jangan Lewatkan

Kasdam II Sriwijaya Ikuti Rakor Antisipasi Penyebaran Covid-19

Palembang, BP Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi  Sumsel mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) ...