Residivis Curanmor di Tembak

7

BP/IST
Tersangka Ardiansyah (28)

Palembang, BP

 Ardiansyah (28), warga Air Sugihan Jalur 27 Kabupaten OKI yang merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ditangkap anggota Reskrim Polsek Kemuning. Polisi pun terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur padanya karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Saat kejadian, korban Sumardi (62), warga Jl Sekip Bendung RT 025/009, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Kemuning, Jumat (28/8) sekitar pukul 06.00 pergi membeli sarapan pagi di sekitar rumahnya usah pulang dari Masjid. Korban pun memarkirkan sepeda motor Honda Scopy BG 4062 ABN miliknya tak jauh dari dirinya yang sedang membeli sarapan.

Tersangka Ardy yang melihat kunci motor yang masih tergantung di motor langsung membawa kabur motor korban. Namun, korban yang tahu kendaraan sepeda motornya dibawa tersangka langsung mencegat tersangka dengan cara menghadang.

“Dari masjid mampir beli kue di dekat masjid, aku dikasih tahu yang jualan. Pak motor bapak dibawa lari samo pelaku,” ujar Sumardi di Mapolsek Kemuning, Sabtu (29/8).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian lutut dan memar di kaki kanan dan kiri. “Saya ditabrak dan terpental tapi pelaku langsung kabur lalu dikejar massa,” terang korban.

Di hadapan polisi, residivis kasus narkoba tahun 2015 dan tahun 2017 karena kasus curanmor di Polres OKI ini mengakui seluruh perbuatannya. “Motor bapak itu di pinggir jalan, kontaknyo masih tegantung. Aku tumbur kareno aku dicegatnyo,”  kata tersangka.

Sementara itu, Kapolsek Kemuning AKP Alfredo Hidayat membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka datang melihat sepeda motor dengan kunci kontak masih tergantung yang sebelumnya sudah dipantaunya,” kata  Alfredo.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat polisi dengan Pasal 365 KUHAP karena mengakibatkan korban terluka dan diancam dengan hukuman 12 tahun kurungan penjara.

“Tersangka merupakan residivis kasus yang sama juga. Karena mencoba kabur saat akan dilakukan pengembangan terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur,” katanya.#osk