Nasdem Resmi Berikan Dukungan Bacakada di 7 Kabupaten di Sumsel

7

DPP Partai Nasdem melalui DPW Partai Nasdem Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menyerahkkan surat keputusan dukungan kepada 7 bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang bakal bertarung di Pilkada Serentak di Sumsel pada Desember 2020 , di kantor DPW Nasdem Sumsel , Selasa (25/8) malam.

Palembang, BP

DPP Partai Nasdem  melalui DPW  Partai Nasdem Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  resmi menyerahkkan surat keputusan dukungan kepada 7 bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang bakal bertarung di Pilkada Serentak di Sumsel pada Desember 2020 , di kantor DPW Nasdem Sumsel , Selasa (25/8) malam.

Adapun 7 bakal calon kepala daerah yang akan didukung oleh Nasdem di Sumsel adalah, Kabupaten Musi Rawas, Hendra Gunawan/Mulyana MPD, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin Hamzah/ M Adi Nugraha, OKU Kuryana Azis/Johan Anuar, OKU Selatan Popo Ali Murtopo/Solihin Abu Basyir, Ogan Ilir AW Noviadi/Ardani SH MH, PALI Heri Amalindo MM/Sumarjono dan Muratara Devi Suhartoni/Inayatu.

Surat keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW Nasdem Sumsel, H Herman Deru didampingi Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 3 (Sumsel, Jambi, Babel, Lampung), Fauzi H Amro dan didampingi anggota DPR RI dapil Sumsel II, Percha Leanpuri dan Srikustina.

Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 3 (Sumsel, Jambi, Babel, Lampung), Fauzi H Amro mengatakan,  pasca penyerahan SK B1 KWK tersebut, pihaknya meminta kepada kandidat untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi Pilkada yang akan digelar serentak Desember mendatang.

Fauzi menerangkan seluruh kandidat yang dipilih telah melalui rangkaian proses survey. “DPP menargetkan seluruh calon yang didukung bisa memenangkan Pilkada mendatang,” kata Fauzi saat memberikan kata sambutannya.

Fauzi menambahkan, Partai Nasdem berkomitmen untuk menciptakan iklim politik yang bersih dan bebas dari segala praktik mani politik. Hal itu ditunjukkan dengan pemberian dukungan kepada kandidat calon Bupati/Wakil Bupati tanpa mahar.

Komitmen itu menurutnya tidak hanya ditekankan tidak hanya di Sumsel. Tapi juga seluruh Provinsi yang masuk Wilayah Sumatera 3. Wilayah pemenangan Sumatera 3 sendiri ada di 4 Provinsi. Seperti Lampung yang menggelar 10 Pilkada, Jambi 6 Pilkada, Bangka Belitung 4 Pilkada dan Sumsel 7 Pilkada.

“Kami berlaku sama terhadap calon yang didukung diseluruh wilayah Pilkada yakni tanpa mahar, tegasnya. Fauzi meminta kepada seluruh Kader DPD Partai Nasdem yang tidak menggelar Pilkada untuk turut membantu DPD Partai Nasdem yang tengah menghadapi Pilkada. Kami juga mengingatkan pengurus DPD tidak membebankan calon dengan berbagai permintaan. Biarkan mereka fokus bertarung dan kita dukung habis-habisan. Setelah menang, barulah mereka bisa memikirkan Partai,” katanya.

Sedangkan  Ketua DPW Partai Nasdem Sumsel, H. Herman Deru menargetkan partainya bisa menyapu bersih kemenangan di Pilkada serentak 2020 ini.

Terlebih di tujuh Kabupaten se-Sumsel yang melaksanakan Pilkada pada 9 Desember mendatang.

Semua calon yang  diusung Partai  Nasdem menurutnya harus menang.

Sesuai jargonnya, Partai Nasdem yakni Politik Tanpa Mahar, memang mengusung kader yang berpotensi menang dan kandidat benar-benar tidak dimintai uang atau mahar, ujar Herman Deru yang juga menjabat Gubernur Sumsel ini.

Meski demikian, Herman Deru berharap kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Nasdem, untuk berjuang bersama demi mencapai target di Pilkada Serentak 2020 ini, Nasdem sebagai partai pemenang.

Menurut, Herman Deru untuk mencapai kemenangan ada empat (4) hal yang harus diperhatikan. Diantaranya Popularitas atau dikenal, Disukai, Dipercaya dan Dipilih.

Kandidat semaksimal mungkin bisa mengenalkan dirinya kepada konstituen. Kemudian, berusaha disukai masyarakat. Lalu, meraih kepercayaan masyarakat. Barulah ia dapat dipilih. Namun, untuk menjalankan proses ini tentu mendapat berbagai tantangan.

Terutama dari lawan politik. Mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk menjatuhkan citra yang telah dibangun. Entah itu melalui Black Campaign ataupun cara lainnya agar kepercayaan masyarakat yang sudah dibangun sedikit banyak mulai berkurang.#osk