23 November, Pameran Keliling Akan di Gelar di Museum AK Gani

12

BP/DUDY OSKANDAR
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa Syahrizal Sarkomi  didampingi Kepala Museum  Negeri Sumsel Chandra Ampriyadi  bersama Kepala Museum Pahlawan Nasional Dr. A.K Gani Priyanti Gani dan sejarawan Sumsel Kemas Ari Panji saat mengecek koleksi Museum Dr AK Gani, Senin (24/8).

Palembang, BP

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa Syahrizal Sarkomi  mengatakan, kalau pihaknya menggelar rapat persiapan dalam rangka  menindaklanjuti program  pameran museum keliling yang di prakarsai oleh UPTD Museum Sumsel.

“ Hari ini kami  akan mencoba mengangkat museum pahlawan yang ada di kota Palembang yang selama ini tidak pernah muncul, ada dikenal tapi tidak  terdengar, artinya tidak membooming dan banyak generasi muda tidak tahu museum AK Gani,” kata Aufa didampingi Kepala Museum  Negeri Sumsel Chandra Ampriyadi  saat ditemui di Museum Pahlawan Dr AK Gani di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, Senin (24/8).

Karena itu pihaknya tanggal 23 November yang akan datang  akan melakukan pameran keliling yang dilakukan di Museum AK Gani dengan tujuan  ingin mengenalkan sejarah Museum  Dr AK Gani ini kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Dia berharap setelah pameran keliling ini Museum Dr AK Gani akan dikenal dan akan semakin banyak wusatawan khususnya generasi muda yang ingin tahu perkembangan sejarah bangsa Indonesia  terutama Sumsel maka layak mengunjungi Museum AK Gani.

Apalagi sebelumnya Gubernur Sumsel H Herman Deru sempat melihat kondisi Museum Dr AK Gani dan mengutus dirinya  untuk segera memperhatikan Museum Dr AK Gani guna menjadikan museum ini menjadi tempat yang layak dikunjungi dan menjadi destinasi wisata sejarah yang ada di Sumsel.

“ Kami sudah menyusun sebuah program dan kami sudah menghubungi pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta untuk mencari bantuan bagaimana kita menjadikan Museum Dr AK Gani ini  lebih menarin dan refresentatif dan pihaknya mendapatkan respon positip dan akan  segera mengajukan proposal dan mengajukan hal-hal apa yang saja yang bisa diminta bantuan  dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta,” katanya.#osk