Nasib Ribuan Pegawai P3K Di Sumsel Tak Jelas

8

BP/IST- Askweni

Palembang, BP

DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Kota untuk pro aktip mendesak pemerintah pusat untuk meminta kejelasan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang di Sumsel yang jumlahnya lebih kurang 1500 sampai 2000 orang.

Sedangkan secara nasional pegawai P3K total jumlahnya 5I ribu orang juga, nasibnya juga sama  tak ada jelas nasib.

Baca:  Kapolda Sumsel Pimpin Ziarah TMP Ksatria Ksetra Siguntang

 “ Karena sudah 1,5 tahun ngambang, sejak Februari 2019 ini sudah Agustus,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD SumselAskweni, Selasa (18/8).

Selain itu anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini mendesak  Pemprov Sumsel dan Pemerintah Kabupaten dan kota pro aktip ke pemerintah pusat untuk menanyakan dan memastikan kepada pemerintah pusat kejelasan nasib pegawai P3K tersebut.

Baca:  Pasien Covid-19 di Sumsel Tembus 7.005 Orang di 15 Oktober

Menurutnya kalau pemerintah tidak siap dengan pegawai P3K ini seharusnya jangan melakukan test dan pengumuman pegawai P3K ini.

“ Kalau belum siap kenapa dilakukan test,” katanya.

Dia mengaku ada sejumlah pegawai P3K dari OKI yang menanyakan nasib mereka kepada dirinya.

Pegawai P3K ini menurut politisi PKS ini ada juga dari kalangan guru.

Baca:  Update 12 Juli: Tambah 49 Kasus, Pasien Covid-19 Sumsel Jadi 2.653

” Mereka ini dari tenaga honor K2 ikut test pegawai P3K luluslah 51 ribu orang yang tidak jelas nasibnya,” katanya.#osk