Bawaslu Sumsel Temukan Coklit PPDP Masih Ada Beberapa Kekurangan

13

BP/IST
Junaidi SE Msi

Palembang, BP

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan, proses pencocokan data pemilih (Coklit) yang dilakukan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), masih menemukan beberapa kekurangan dan tidak sesuai.

Seperti petugas  Panitia Pemutakhiran Data Pemilih PPDP yang tidak mencoklit penduduk yang memiliki hak pilih.

Hal  tersebut diungkapkan Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumsel  Junaidi SE Msi, berdasarkan laporan hasil pengawasan jajarannya, dalam proses pencocokan dan penelitian pilkada serentak tahun 2020 di Sumsel.

Menurutnya, masih ditemukannya PPDP yang tidak menempel stiker pasca proses coklit,” kata pimpinan Bawaslu Sumsel Junadi SE Msi.

Baca:  Talkshow CPI "Bismilah (Sebuah Obrolan Tentang Permulaan)"

Proses audit coklit oleh Pengawas Desa dan kelurahan menurutnya dilaksanakan sehari  yaitu 14 Agustus 20 dengan sample 10 % diwilayah Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PKD).Sehingga kemungkinan hal tersebut dinyatakan PPDP belum melakukan coklit.

“Artinya dimungkinkan masih ada angka yang lebih besar terhadap temuan yang dilakukan jajaran Bawaslu. Proses lebih lanjut Bawaslu Provinsi meminta Panwascam  memberikan saran perbaikan terhadap temuan yang ada pda saat pleno rekapitulasi ditingkat PPK,” katanya, Minggu (16/8).

Baca:  PKB Persiapkan Kader Maju di Pilkada Palembang

Ditambahkan Junaidi, temuan Bawaslu yang paling banyak terkait ketidak sesuaian itu, terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Musi Rawas (Mura).

Bawaslu tidak ingin berandai- andai soal adanya pihak- pihak yang bermain dalam hal hak pemilih, dan semua kemungkinan bisa terjadi.

“Paling banyak terjadi di OKUT dan Musirawas. Ini bisa saja ada unsur kesengajaan atau kelalaian, dan akan kami pelajari,” tandasnya.

Dilanjutkan Junaidi, atas temuan itu pihaknya akan menyampaikan hal tersebut, dalam rapat pleno nantinya agar bisa ditindaklanjuti.

Baca:  Kasus Corona Di Sumsel Naik Jadi 2.049 Orang

“Proses lebih lanjut, Bawaslu provinsi meminta Panwascam, memberikan saran perbaikan terhadap temuan yang ada pda saat pleno rekapitulasi ditingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” ujarnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana, mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Namun pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu maupun jajarannya.

“Sebenarnya, setiap ada aduan hasil pengawasan pasti akan di perbaiki, dan harus jelas dimana tempatnya, baik kecamatan atau Desanya,” kata Kelly.#osk