Tiga Terdakwa kasus Sabu Terancam Hukuman Mati

11

BP/IST
Tiga terdakwa pengedar narkotika jenis sabu sebanyak 1,3 kilogram menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari terdakwa di ruang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Kota Palembang, Kamis (13/8).

Palembang, BP 

Tiga terdakwa pengedar narkotika jenis sabu sebanyak 1,3 kilogram menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari terdakwa di ruang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Kota Palembang, Kamis (13/8).  

Dua dari tiga terdakwa tersebut merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) Hasdalena (45) warga Kecamatan Plaju dan Sri Maryati (25) Warga Kecamatan IT 1 Kota Palembang. Sementara satu terdakwa lagi bernama Feri Suyanto Alias Along (40) warga Tanjung Pinang Provinsi Jambi.

Dari pengakuan Hasdalena, bahwa dirinya tidak mengetahui jenis barang yang ia bawa tersebut adalah narkotika. Karena saat itu ia hanya memikirkan upah yang didapat setelah barang tersebut diantar kepada temannya Rika.

Baca:  Buang Sabu ke Parit, M Zazili Ditangkap

“Jadi pak, Saya sama Sri itu ditelpon oleh teman kami Rika, dia cuma ngomong mau uang tidak?. Kalau mau tolong jemput barang ini ke KM7 nanti dapat uang 10 juta,” akunya  dihadapan Ketua Majelis Hakim, Edi Pahlawi, melalui sidang teleconference.

Mendengar duit Rp 10 juta dirinya langsung mengiyakan dan menerima pekerjaan tersebut tanpa menanyakan barang apa yang dibawa.

Namun setelah  sampai di KM7 dirinya bersama kedua temannya sudah ditangkap oleh pihak BNN karena kedapatan membawa barang jenis sabu tersebut. “Uangnya belum kami dapat pak karena keburu ditangkap pihak BNN,” katanya.

Baca:  Pengedar Sabu Sembunyikan Sabu Dalam Kotak Mainan Mobil

Saat dipersidangan  Edi pun menanyakan kepada kedu terdakwa apakah sebelumnya telah mengenal Along tersebut. Dengan serempak mereka menjawab tidak pernah kenal dan belum pernah ketemu sekali pun.

Sementara, dari pengakuan Alon, iapun hanya disuruh bawa barang tersebut oleh temannya bernama Edi (DPO) dengan bayaran yang sama seperti kedua terdakwa.

“Iya pak Saya juga dikasih barang ini, karena uang yang akan Saya dapatkan sama seperti mereka tapi uangnya sepeserpun belum saya dapatkan,” katanya.

Baca:  Sabu Disembunyikan Belakang Tempat Duduk, Syamsul Diamankan

Atas perbuatan ketiganya, dalam dakwaan JPU sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal pidana mati.

Setelah menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa majelis hakim kembali akan menggelar sidang pada pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU.#osk