Home / Headline / Seminggu Bupati OI Keluar RS, Kepala Dinas Kena Covid-19

Seminggu Bupati OI Keluar RS, Kepala Dinas Kena Covid-19

Indralaya, BP–Baru 7 hari dirawat di RSMH Palembang dikarenakan positif covid-19, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam sudah pulang ke rumah dinas Bupati Komplek Perkantoran Tanjung Senai (KPT) Kabupaten Ogan Ilir.

Dari hasil swab test, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam sudah dinyatakan negatif covid-19 dan diperbolehkan pulang. Usai Ilyas sembuh, giliran kawan karibnya yang juga Kepala Dinas berinisial AT yang kena corona.

Sekertaris Daerah OI H Herman mengatakan, saat ini Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dari hasil swab test sudah nyatakan negatif dan diperbolehkan pulang.

“Dari hasil swab test Pak Bupati OI sudah dinyatakan negatif dan sekarang sudah pulang di Rumah Dinas Bupati Tanjung Senai,” katanya, Rabu (5/8).

Ia menambahakan, walaupun sudah dinyatakan negatif tapi Bupati OI tetap melakukan isolasi mandiri.

“Walaupun hasil swab testnya sudah negatif pak bupati tetap melakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya, namun tetap dalam pengawasan dokter dan sekarang sudah bisa mulai bekerja hanya menandatangi berkas saja. Selain itu Kepala Dinas OI inisial AT dan Kepala Bagian DAS juga kena corona. Namun mereka sudah isolasi di rumahnya secara mandiri,” katanya.

Sementara itu pantauan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI diseterilkan dengan dilakukan penyemprotan desinfektan.

Sekertaris Disdikbud OI Herianto terkait beredarnya informasi kadisnya berinisial AT positif covid19 mengatakan, baru isu saja dikarenakan hasil swab test secara resmi belum diterima pihak bersangkutan.

“masih isu saja yang beredar bahwa beliau positif covid19, namun untuk hasil swab testnya belum diterima oleh pihak bersangkutan,”katanya  saat di hubungi via telp, Rabu (5/8).

Ia menambahkan, untuk melakukan antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak melakukan penyeterilan kantor dengan dilakukan penyemprotan.

“Kita melakukan penyeterilan kantor dengan dilakukan penyemprotan oleh tim gugus covid19, selain itu juga agar tidak terjadi hal tidak diinginkan selama 2 hari (6_7Agustus) seluruh pegawai akan bekerja dirumah, untuk pelayanan di stop terlebih dahulu kecuali urgen,” katanya.

Menurutnya, ia pun sejauh ini sudah lama tidak berkontak langsung dengan kadin dikarena sedang isolasi mandiri sejak Bupati OI menyatakan positif covid-19.

“Sudah lama saya tidak berkontak langsung dengan beliau sejak Bupati OI dinyatakan positif covid19 langsung melakukan isolasi mandiri dirumah,” ujarnya.

Sementara itu Dirut RSUD Ogan Ilir dr Roreta mengatakan isolasi mandiri yang dilakukan Bupati Ogan Ilir (OI) tak harus di RSMH Palembang, pasalnya jika hasil swab Bupati OI H Ilyas Panji Alam negatif dan tim dokter mengizinkan pulang maka bisa kembali ke rumah dan bisa melakukan isolasi mandiri kembali.

“Maksud saya kemarin itu isolasi mandiri pak bupati jangan cuma yang dihitung di RSMH saja, kan sejak Kamis lalu beliau sudah isolasi mandiri. Jadi kalau dirumah dinas saja sudah lebih dari seminggu, ditambah di RSMH sudah beberapa hari. Artinya isolasi mandiri ya sesuai aturanlah, kalau dihitung bisa lebih dari 14 hari. Kalau memang swabnya nanti negatif kan bisa pulang dan kembali melakukan isolasi mandiri di rumah, namun juga atas acc tim dokternya. Jadi yang kemarin itu tidak ada aturan baru tidak ada itu! Yang jelas pak bupati-kan tidak hanya dirawat di RSMH saja, namun juga sudah dilakukan perawatan di rumah dinas dengan melakukan isolasi mandiri dengan tujuan agar beliau lekas sembuh. Sekarang beliau sudah pulang karena sudah sehat dan melanjutkan isolasi di rumah dinas,” jelas Roreta kepada BP. #hen

x

Jangan Lewatkan

Tak Pakai Masker 37 Jukir Diamankan

Palembang, BP Banyaknya laporan dari masyarakat mengenai tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan di sejumlah tempat umum, Unit Tipiring Sat ...