Home / Headline / Polda Sumsel Turun Tangan Cari Pelaku Begal Seorang Bocah di Palembang

Polda Sumsel Turun Tangan Cari Pelaku Begal Seorang Bocah di Palembang

BP/IST
Rekaman CCTV yang merekam aksi begal yang dialami AD (12),

Palembang, BP

Seorang bocah berusia 12 tahun menjadi korban dari aksi begal kala berada di depan rumahnya di Perumahan Maskarebet, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.
Peristiwa ini viral di media sosial lantaran rekaman CCTV saat kejadian berlangsung tersebar di media sosial.
Aparat kepolisian pun tidak tinggal diam dengan terjun ke lokasi kejadian untuk olah TKP pada Kamis (30/7).
Dua pelaku pembegalan ini melakukan aksi perampasan motor beat milik warga Blok GK 2 di Perumahan Maskarebet Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang pada Rabu (29/7) sekira pukul 18.15
Korban, yakni AD (12), yang pada saat itu sedang mengendarai motor Beat putih bernomor polisi BG 4641 ACC.
Korban sendiri dibegal oleh dua kawanan yang menggunakan motor Jupiter dan lebih parahnya lagi, pelaku melakukan perampasan tersebut tepat di depan rumah milik korban.
Komplek yang memang tampak sepi karena suasana sudah akan masuk waktu magrib membuat warga sekitar tidak mengetahui persis kejadian tersebut.
Aksi kedua pelaku ini bahkan sempat terekam oleh CCTV salah satu rumah warga yang mana dari rekaman terlihat dua orang memepet korban dari atas motornya.
Setelah itu pelaku turun dan langsung mencekik leher korban dan mendorongnya hingga korban terjatuh.
Setelah itu pun korban langsung tersungkur dan pelaku langsung membawa motor milik korban.
Mengetahui hal tersebut, Tim Unit 1 Subdit Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin oleh Katim Aiptu Heri Gondrong langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP untuk mencari tau informasi tambahan seputar kejadian tersebut.
Dari pengakuan korban AD pelaku sempat memanggil nama korban sebelum mengambil motor miliknya tersebut.

“Kau AD ? Jangan ganggu adik aku, langsung dia merampas motor itu,” kata AD yang tidak mengenal siapa pelaku, Kamis (30/7).
Sementara itu, dari pengakuan Lisma (37) ibu dari AD anaknya tersebut pada saat kejadian baru saja pulang dari membeli seblak di dekat rumahnya.
Dikatakan Lisma, sang anak sempat melihat kedua pelaku yang sedang duduk di dekat warung seblak tersebut tapi tidak terlalu dihiraukan oleh korban.
“Anak aku pulang dari beli seblak, nah pas didepan rumah dia dipepet dan pelaku mengambil motor miliknya. Pelaku ini sebelumnya sudah terlihat tak jauh dari warung seblak itu oleh anak aku,” kata Lisma.
Bahkan saat motor dirampas, anaknya pun sempat berteriak meminta pertolongan.
Sang ibu yang mendengar hal tersebut langsung keluar dari rumah dan melihat anaknya sudah terduduk di pinggir jalan.

“Tolong, tolong, aku langsung keluar dan melihat pelaku sudah melaju. Sempat ingin menabrak motor salah satu warga yang akan masuk ke dalam perumahan tersebut,” kata Lisma.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan motor honda beat putih miliknya. Dari penjelasannya pelaku pada saat itu tidak menggunakan helm dan masker sama sekali.#osk

x

Jangan Lewatkan

Panca MY ‘Sentil’ Soal Pelayanan RSUD Tanjung Senai yang Buruk

# Banyak Warga Takut Berobat Iqndralaya, BP–Calon Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar MY ‘sentil’ soal pelayanan RSUD Tanjung ...