Home / Headline / Wakil Ketua MPR: Anak Muda Tetap Optimis di Masa Pandemi

Wakil Ketua MPR: Anak Muda Tetap Optimis di Masa Pandemi

Jakarta, BP–Sedikinya 115 orang dari berbagai kelompok masyarakat mengikuti acara ‘Gowes To Nation’, di halaman utama Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (26/7). Para peserta gowes menuju Bundaran HI dan kembali ke Gedung MPR.
Hadir dalam acara itu Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar; Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Ketua Umum Garda Bangsa sekaligus Anggota MPR Tommy Kurniawan.
Jazilul Fawaid mengatakan, acara ini merupakan kegiatan untuk mengekspresikan semangat dan optimisme hidup. Sebab hari ini masyarakat takut dan khawatir dengan pandemi Covid-19. “Untuk itu kita adakan gowes agar semangat dan optimisme tetap ada,” ujar Jazilul. Menurut dia, optimisme dan semangat sangat penting, bila tidak mempunyai rasa itu akan berdampak pada banyak bidang, terutama masalah perekonomian. “Bila tidak optimis akan mempengaruhi pertumbuhan kuartal ekonomi ketiga,” katanya.
Dia berpesan kepada anak-anak muda agar di masa pandemi Covid-19, tidak boleh kehilangan kreatifitas. “Salah satu menjaga kreatifitas adalah menjaga kesehatan lewat gowes,” tambahnya.
Peserta ‘Gowes To Nation’ lanjut dia berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan daerah lain. “Mereka adalah anak muda yang gemar gowes dan fun bike,” jelasnya.
Ditambahkan, jumlah peserta dibatas untuk menghindari kerumunanan massa. Bila tidak, jumlah peserta bisa ribuan. “Hanya perwakilan,” katanya.
‘Gowes To Nation’ menurut Jazilul Fawaid sudah dilakukan di hampir semua daerah. Acara demikian disebut sebagai jejaring anak muda untuk berhimpun menguatkan diri dan saling berbagi.
Ditegaskan, walau acara tersebut dilakukan secara massal namun semua dilakukan dengan protokol kesehatan.seperti memakai masker, menjaga jarak, dan suhu tubuh diukur. Jadi tidak ada masalah.
Meski jumlah peserta banyak, Jazilul optimis tidak ada masalah. “Menunjukan pesan kepada publik bahwa anak-anak muda yang berani, optimis, dan selalu menjaga kesehatan,” tegasnya.
Penyebaran Covid-19 diakui tidak diketahui. Ketakutan yang berlebihan menurut Jazilul justru akan mempengaruhi ketahanan dan kesehatan tubuh.Dan tidak memiliki semangat. Dikatakan dalam masa pandemi Covid-19, kita tidak boleh terlalu berani namun juga tidak boleh terlalu takut. “Ekonomi tetap bergerak, kebersamaan, gotong royong, dan kesehatan harus ditingkatkan,” tambahnya.#duk

x

Jangan Lewatkan

Perjalanan Terjal Dompet Dhuafa Sumsel Distribusikan 200 Kurban

Palembang, BP–Dompet Dhuafa Sumatera Selatan berhasil memenuhi targetnya menghimpun 200 pekurban. Kurban dalam bentuk sapi dan kambing setara 200 domba ...