Mawardi Yahya: Rakyat yang Menentukan Masa Depan, Bukan Kades, Camat, ataupun Bupati OI

5

Inderalaya, BP–Sesepuh Ogan Ilir (OI) sekaligus Wagub Sumsel H Mawardi Yahya mendatangi puluhan warga Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (25/7), untuk bersilaturahmi. Ia menegaskan bahwa rakyat harus menentukan masa depan sendiri, bukan kades, camat, ataupun Bupati OI saat ini, H Ilyas Panji Alam.

Kedatangan Wagub bersama anaknya, AW Noviadi MY dan Ardani yang juga akan mencalonkan diri sebagai bupati dan wabup 2021-2026. Pernyataan  tersebut dikatakannya, dihadapan masyarakat mengingat tidak adanya kemajuan yang terjadi di OI 4tahun belakangan. Kabupaten OI ,jangan dibiarkan menjadi tertinggal, harus makin maju, karena rakyat tidak butuh dan perlu untaian kata manis namun perlu kenyatan.

Rakyatlah yang menentukan masa depan OI, bukan kades,bukan camat, bukan bupati! Namun tangan rakyatlah yang menentukannya. Kedepan 4bulan lagi kita akan memilih pemimpin yang menentukan masa depan OI 5 tahun kedepan. Apakah akan dibiarkan OI seperti ini, kita harus maju  dibandingkan daerah lainnya. Pemimpin itu  tidak perlu banyak bicara namun punya kebijakan untuk mensejahterakan rakyatnya, jangan memperkaya diri!. Setiap ada kegiatan disuruh orang sokongan (mengumpulkan uang untuk biaya-red), saya tidak pernah begitu dan tidak pernah mengajarkan itu sebagai pejabat!,,” tegasnya.

Baca:  Giliran Para Pemborong yang Diperiksa Petugas KPK

Mawardi mengaku sedih dengan keadaan yang terjadi di OI selama 4tahun terakhir, “Baru hari ini  saya berkomentar, mulai dari Pemulutan Barat. Insya Allah putra saya akan mencalonkan diri sebagai bupati dan wabup yaitu AW Noviadi MY dan Ardani. Mohon doa dan dukungannya. Yang jelas sebagai wagub tentunya akan membantu OI kedepan dalam semua bidang, bukan retorika. Anak saya belum jadi bupati saat ini OI sudah saya bantu, apalagi kalau sudah menjadi Bupati OI. Tidak mungkin ortunya akan memalukan anaknya. Sampaikan salam saya kepada seluruh masyarakat OI, agar dapat menjalankan demokrasi dengan baik,” jelasnya.

Baca:  Anggota Satpol PP Diberangkatkan Ke 7 Kabupaten Kota

Balon Bupati AW Noviadi MY didampingi Balon Wabup OI Ardani mengatakan OI sudah berumur 10 tahub mulai sejajar dengan kabupaten kota lainnya yang lebih dahulu lahir. “Ini jawaban dari Allah SWT, seharusnya di umur 10tahun pembangunan di OI itu ibarat mobil jalannya ngebut, bukan kempes ban menjadi terhenti. Berbicara tahun ini harusnya meningkatkan perekonomian masyarakat, bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur. Perputaran ekonomi masyarakat suatu hal yang penting, didukung infrastruktur yang ada, seperti RS, puskesmas, gedung sekolah dan sebagainya. Insya Allah dengan doa dan dukungan masyarakat, saya berpasangan dengan Ardani siap maju dalam pilkada dan memenangkan pilkada pada 9 Desember mendatang. Ayo kita benahi bersama OI ini menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” ajaknya.

Baca:  Panca-Ardani Acungi Jempol Fasilitas Kesehatan di RSUP Mohammad Husein Palembang

Warga Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemukutan Barat Mardiah mengatakan pemerintah yang saat ini tidak memperhatikan nasib rakyat terutama lansia, “kalau dulu zaman Ketua TP PKK Fauziah MY yang merupakan istri dari Wagub Sumsel H Mawardi Yahya para lansia selalu mendapatkan perhatian, mulai dari pembagian makanan bergizi, pembagian mukenah, senam bersama, ceramah agama dan sebagainya. Kalau bupati yang sekarang (Ilyas Panji Alam-red) tidak perhatian seperti itu, jalan saja banyak rusak. Jadi nanti 9 Desember saya pasti memilih AW Noviadi MY-Ardani,”ujarnya.  Selanjutnya kunjungan rombongan dilanjutkan ke Desa Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Selatan. #hen