Home / Headline / Salah Eksekusi, Thamrin dan kawan-kawan Bakal Adukan Kepala PN Palembang Ke KY

Salah Eksekusi, Thamrin dan kawan-kawan Bakal Adukan Kepala PN Palembang Ke KY

BP/DUDY OSKANDAR
Pihak Thamrin dan kawan-kawan selaku pemilik tanah yang dieksekusi melalui tim kuasa hukumnya dari Rumah Singgah Hukum dipimpin Heriyanto,SH,MH

Palembang, BP

Upaya eksekusi sebidang tanah seluas lebih kurang 487 meter persegi di Jl Residen Rozak oleh tim juru sita PN Klas 1A Khusus Palembang dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Palembang, Bongbongan Silaban,SH,LLM pada Rabu (22/7) diprotes pemilik lahan.

Adalah pihak Thamrin dan kawan-kawan selaku pemilik tanah yang dieksekusi melalui tim kuasa hukumnya dari Rumah Singgah Hukum melayangkan protes.

“Kami protes karena eksekusi lahan yang dilakukan tim juru sita PN Klas 1A Khusus Palembang salah alamat. Pasalnya klien kami bukanlah salah satu pihak tergugat dan turut tergugat dalam gugatan yang dilayangkan oleh Kosim Kotan selaku penggugat,” kata Heriyanto,SH,MH salah satu tim kuasa hukum Thamrin dan kawan-kawan, Jumat (24/7).

Menurut Heryanto, sengketa gugatan tanah seluas 10.900 meter persegi dilayangkan Kocik Kotan kepada Karyo Giman selaku tergugat dan M Yusuf selaku turut tergugat. Berdasarkan dokumen alas hak sebagau barang bukti yang diajukan di pengadilan, tanah itu dibeli dari Aang Endang Lesmana dan Badawi (almarhum) masing-masing seluas 7.000 meter persegi dan 3.900 meter persegi.

“Namun kenyataannya penggugat di persidang tidak bisa menunjukkan lokasi gugatannya kepada tergugat Karyo Giman, justru masuk ke tanah klien kami,” kata Heryanto.

Yang hebatnya lagi, saat eksekusi Ketua PN Klas 1A Palembang, Bongbongan Silaban hadir langsung juga dikawal tam kurang dari 100 personel dalmas Polrestabes Palembang dipimpin AKBP Eddy.

Sehingga atas kehadiran Ketua PN ini lanjut Heriyanto pihaknya menduga telah terjadi intervensi dan tindak sewenang-wenang.

“Bahkan saat menemui Ketua PN saya tegaskan beliau telah melakukan tindakan sewenang-wenang. Dan akan saya laporkan persoalan ini ke Komisi Yudisial (KY),” kata Heryanto.

Sementara itu, Ketua PN Klas 1A Palembang, Bongbongan Silaban yang coba dikonfirmasi terkait eksekusi tersebut belum berhasil ditemui diruang kerjanya.

“Maaf tapi saat ini Bapak belum bisa ditemui mas,” kata salah seorang staf PN Klas 1A Khusus Palembang, Jumat (24/7).#osk

x

Jangan Lewatkan

Pabrik Aspal Karet Muba Salah Satu Kontribusi Nyata Pulihkan Ekonomi Nasional di Masa

Masa Depan Petani Karet Sumsel Diharapkan lebih Sejahtera Sekayu, BP–Kegelisahan petani karet akibat harga yang terus anjlok akhirnya ditemukan solusinya ...