Home / Headline / Polda Sumsel Musnahkan Sabu dan Bahan Kosmetik Berbahaya

Polda Sumsel Musnahkan Sabu dan Bahan Kosmetik Berbahaya

BP/IST
Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan sabu seberat 576,36 gram dan 106 cream pemutih mengandung bahan berbahaya di taman wisata Punti Kayu, Palembang.

Palembang, BP

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan sabu seberat 576,36 gram dan 106 cream pemutih mengandung bahan berbahaya di taman wisata Punti Kayu, Palembang.
Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, barang bukti yang di musnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus Ditresnarkoba Polda Sumsel periode Maret hingga Juli 2020.
“Selama lima bulan itu, kita menerima lima laporan polisi dan berhasil menangkap delapan tersangka. Untuk barang bukti yang diamankan terdiri dari Narkotika Golongan I,” kata Eko usai melaksanakan pemusnahan barang haram tersebut, Jumat (24/7).
Sedangkan untuk cream pemutih atau cream kecantikan yang dimusnahkan, diketahui semuanya positif mengandung bahan berbahaya yakni merkuri.
“Jadi masyarakat bila hendak membeli cream harus mengecek terlebih dahulu dengan melihat kemasan hingga lebel Badan POM nya,” kata Eko.
Eko juga menjelaskan, pemusnahan barang bukti ini adalah sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 91 undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba dan pasal 45 ayat 4 KUHAP yang mewajibkan kepada penyidik untuk melakukan pemusnahan barang bukti sitaan yang sifatnya dilarang (narkoba).
“Untuk menghindari penyalahgunaannya dari aparat hukum yang tidak bertanggung jawab, maka barang bukti yang kita dapatkan ini wajib di musnahkan,” kata Eko.
Adapun kelima laporan dan pelaku yang berhasil ditangkap yakni Laporan polisi nomor : LP/50-A/111/2020/Ditresnarkoba, Tanggal 14 Maret 2020 dengan pelaku Nilawati dan barang bukti bahan berbahaya sebanyak 106 Cream.
Kedua, laporan Polisi Nomor : LP/91-A/VI/2020/Ditresnarkoba, Tanggal 14 Juni 2020 dengan pelaku Ario Sima alias Bagas dengan Barang Bukti Sabu sebanyak 188,98 Gram, Ketiga laporan Polisi Nomor : LP/92-A/VI/2020/Ditresnarkoba, Tanggal 14 Juni 2020 dengan pelaku Riyandi alias Andi dengan Barang Bukti Sabu sebanyak 198,01 Gram.
Selanjutnya yang keempat, laporan Polisi Nomor : LP/94-A/VI/2020/Ditresnarkoba, Tanggal Juni 2020 dengan pelaku Ibnu Azhari alias Benu dengan barang bukti shabu sebanyak 178,17 dan Terakhir yang kelima, laporan Polisi Nomor : LP/103-A/VII/2020/Ditresnarkoba, Tanggal 01 Juli 2020 dengan pelaku Irmanto alias Manto dengan barang bukti sabu sebanyak 46,14 gram.
“Pemusnahan barang bukti ini menyelamatkan anak bangsa khususnya Sumsel sebanyak 3.459 juta jiwa, kita akan terus melakukan berbagai upaya agar bisa mengungkap berbagai kegiatan berkaitan narkotika maupun tindak kejahatan di wilayah hukum kita,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pengurus CPI Silaturahmi Ke Ketua PWNU Sumsel

Palembang, BP Disambut langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan, KH. Amiruddin Nahrawi (Cak Amir). Cakrawala Perjuangan ...