Home / Headline / Panglima TNI: Masih Banyak Masyarakat Belum Memenuhi Prokes

Panglima TNI: Masih Banyak Masyarakat Belum Memenuhi Prokes

Palembang, BP

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dan mempraktikkan pola hidup sehat. Bahkan, tak sedikit yang belum melakukan hal paling sederhana yakni menggunakan masker.

“Bila diamati masih banyak masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan dan mempraktikkan pola hidup sehat. Dari hal yang sederhana saja yaitu menggunakan masker,” katanya saat rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui konferensi video. Rapat dilakukan bersama dengan segenap pejabat daerah Provinsi Sumsel di Griya Agung,Palembang , Jumat (24/7).

Padahal, kata Hadi, World Health Organization (WHO) sudah mengingatkan virus Covid-19 dapat bertahan di udara cukup lama. Virus tersebut dapat bertahan lebih lama lagi apabila berada di ruangan yang memiliki ventilasi udara yang kurang baik.

Karena itu, Hadi menuturkan, Gugus Tugas Daerah harus benar-benar membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Semua elemen harus bersama-sama menjaga agar masyarakat tetap produktif, sehat, dan aman dari Covid-19. “Karena kita meyakini bahwa kesehatan masyarakat menjadi modal utama untuk kembali menggerakan roda perekonomian,” katanya.

Pada kesempatan itu Panglima TNI berharap agar seluruh satuan kewilayahan TNI dan Polri beserta jajarannya di Sumsel saling sinergi dan berkolaborasi bersama pemda, Gugus Tugas Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, akademisi dan para ahli epidemiologi.
“Bersama-sama melakukan upaya extra-ordinary untuk mengendalikan pandemi Covid-19,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu.

Hadi juga mengatakan, Sumsel tercatat sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sumatera, bahkan melebihi capaian nasional di Triwulan I tahun 2020. Menurutnya, capaian tersbeut dapat menjadi harapan di tengah pandemi yang melanda Indonesia.
“Akan tetapi capaian tersebut tidak boleh mengurangi kewaspadaan terhadap upaya penanganan Covid-19 di Sumsel karena pandemi belum berakhir dan vaksin yang diharapkan dapat mengakhiri krisis kesehatan masih dalam proses pengujian panjang,” katanya.

Panglima TNI mengapresiasi langkah inovatif yang diambil oleh Gugus Tugas Provinsi Sumsel.
Menurutnya mereka telah melaksanakan arahan presiden untuk menurunkan kasus positif baru dan meningkatkan kesembuhan dengan mengintensifkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.

“Langkah inovatif tersebut juga didukung dengan pemberdayaan masyarakat melalui aktivasi Desa Siaga Covid-19 dan Kampung Tangkal Covid-19. Pendekatan berdasarkan kearifan lokal tersebut sesungguhnya hal yang harus lebih diintensifkan oleh semua elemen masyarakat,” katanya.

Hadi pun menyampaikan, saat ini TNI-Polri tengah berkonsentrasi melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan di delapan Provinsi Prioritas. Provinsi-provinsi yang mengalami lonjakan kasus positif hingga mencapai 74 persen dari total kasus di Indonesia. “Walaupun Sumsel tidak menjadi salah satu provinsi tersebut, namun angka terkonfirmasi di Sumatera Selatan menduduki urutan tujuh nasional,” katanya.

Sebelumnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri yang diwakili Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri. Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Palembang, Jum’at (24/7).

Kunjungan Panglima TNI dan Irwasum Polri beserta rombongan tersebut dalam rangka rapat Percepatan Penanganan Covid-19 serta Bhakti Sosial TNI-Polri dan penegakan disiplin Protokol Kesehatan di Prov. Sumsel.

Panglima TNI dan Irwasum Polri beserta rombongan, saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang disambut Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Eko Indra Heri.

Selanjutnya, Panglima TNI dan Irwasum Polri bersama Pangdam II/Swj, Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel beserta rombongan berangkat menuju Griya Agung Kota Palembang langsung melaksanakan Rapat Intern dengan Forkopimda Sumsel dan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumsel.

Usai melaksanakan rapat intern melalui Video Conference (Vidcon), selanjutnya Pangdam II/Swj bersama Forkopimda Sumsel mendampingi Panglima TNI menyerahkan bantuan secara simbolis sekaligus melepas bantuan yang akan diserahkan kepada masyarakat melalui gerakan Bhakti Sosial TNI-Polri di depan Gedung Griya Agung Jln. Demang Lebar Daun No. 09 Kel. Demang Lebar Daun Kec. Ilir Barat I Kota Palembang, Jum’at (24/7).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan semangat kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Ojek Online dan elemen masyarakat lainnya seperti Basarnas, Satpol PP, FKPPI dan KBPPP beserta kendaraan dinas Roda Empat TNI-Polri dan Basarnas yang akan mengantarkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Mereka mengantarkan bantuan sembako tersebut ke sejumlah wilayah di Kota Palembang dan sekitarnya. Adapun jumlah bantuan sembako yang dibagikan kepada masyarakat tersebut sebanyak 9.100 paket.#osk

x

Jangan Lewatkan

11 Penambang Batubara di Muaraenim Tewas Tertimbun  Longsor

Palembang, BP 11 orang pekerja tambang batu bara rakyat di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ...