Home / Headline / Kabiro Otda Sumsel Sebut Bupati OI Belum Ajukan Cuti Maju Pilkada

Kabiro Otda Sumsel Sebut Bupati OI Belum Ajukan Cuti Maju Pilkada

Bupati OI: Cuti Sedang Proses!

Soal Wakil Bisa Endang, Suharto, atau Musleh

Inderalaya, BP–Kepala Biro Otonomi Daerah (Otda) Provinsi Sumsel Ahmad Rizal menyebutkan Bupati Ogan Ilir (OI) H Ilyas Panji Alam belum mengajukan cuti, baru Bupati Pali Heri Amalindo yang sudah mengajukan cuti untuk maju di pilkada 2020. Padahal kewajiban cuti adalah syarat mutlak untuk mengikuti pilkada 9 Desember mendatang.

Pihaknya memberikan batas waktu kepada incambent yang maju di pilkada 2020 dari tanggal 4 sampai 6 September untuk segera mengajukan cuti.

“Ya, baru Bupati Pali yang baru mengajukan cuti untuk maju di pilkada 2020 saat ini, selain itu juga kita memberikan batas waktu dari tanggal 4 sampai 6 September kepada incumbent yang maju. Ya wajib cuti, kalau tidak kan tidak boleh, berarti kurang lengkap syaratnya ke KPU OI,”kata Ahmad Rizal usai menghadiri acara pemilihan serentak KPU Ogan Ilir di Gedung Caram Seguguk Inderalaya, Kamis (23/7).

Dikatakannya, untuk bupati yang nantinya akan maju pengajuan cutinya akan secepat mungkin diproses.

“Bupati yang ingin maju kembali di pilkada 2020 ini secepat mungkin akan kami proses pengajuan cutinya dan juga mereka harus izin terlebih dahulu dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru jika dirinya ingin maju,” ujarnya.

Saat ditanya soal bupati incumbent yang tidak maju di pilkada 2020, ia mengatakan ada yaitu di OKU Timur.

“Ada bupati yang tidak mencalonkan diri untuk maju di pilkada 2020 yaitu di OKU Timur karena dirinya sendiri yang ingin tidak maju,” jelasnya.

Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengatakan sebagai salah satu peserta dirinya sudah mengajukan cuti tapi masih dalam proses.

“Saya sudah mengajukan cuti untuk maju di pilkada 2020 namun masih proses kita tunggu tanggal mainnya,” tegasnya.

Saat disinggung soal dukungan partai, ia mengatakan cukup syarat partai untuk mendapatkan dukungan. “Saya ini Sekretaris PDIP Sumsel jadi seluruh calon ikut mengurusi dan tandatangan jadi wajar kalau ke Jakarta Kantor DPP PDIP untuk mengurusinya. Yang jelas dukungan dari PDIP, kalau partai lainnya seperti  Golkar sudah lama kita komunikasikan dan  tinggal tunggu tanggal mainnya. Masak incumbent partai tidak cukup? Tidak mungkinlah,” bebernya.

Disinggung soal siapa calon pasti untuk mendampingi dirinya di pilkada 9 Desember mendatang, ia mengatakan masih terus menjalin komunikasi. “Bisa Endang PU Ishak (mantan Ketua DPRD dan DPD Golkar OI-red), bisa Suharto (Ketua DPRD OI sekaligus Ketua DPD Golkar OI-red) ataupun bisa Ki Musleh Qori (mantan Anggota DPRD OI dari PPP-red), pokoknya yang terbaik untuk umat,” jelasnya. #hen

x

Jangan Lewatkan

Rakernas SMSI, Bupati Muba DRA Satu-satunya Kepala Daerah Diundang Jadi Narasumber

Anyer, BP–Setelah dinyatakan resmi menjadi konsituen Dewan Pers, akhirnya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Sabtu (26/9/2020) menggelar rapat kerja nasional ...