Home / Headline / Rio Tewas Dikeroyok Tetangga

Rio Tewas Dikeroyok Tetangga

Bp/IST
Tragsi dialami Rio Pambudi (25), warga Jalan Tanjung Buruk, Perumahan Griya Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Diduga dia meregang nyawa usai dikeroyok oleh tetangga sendiri.

Palembang, BP

Rio Pambudi (25), warga Jalan Tanjung Buruk, Perumahan Griya Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Diduga dia meregang nyawa usai dikeroyok oleh tetangga sendiri.
Cekcok mulut berujung petaka tersebut, terjadi di samping rumah korban, Minggu (19/7), sekitar pukul 10.00.
Informasi berhasil dihimpun kejadian berawal ketika Rio memanaskan mesin sepeda motor Honda Beat di halaman rumah nya dengan sedikit ngegas atau mengeber suara mesin motor.

Merasa terganggu, lalu tetangga berinisial AN ( terduga pelaku) keluar menegur korban dengan nada tinggi hingga terjadi cekcok mulut dan keduanya terlibat perkelahian. Melihat terduga AN berkelahi, keluarganya berjumlah sekitar empat orang ikut mengeroyok korban.

Karena kalah jumlah, korban kewalahan dan terkapar bersimbah darah akibat mendapat satu tusukan senjata tajam di dada kiri. Korban sempat dibawa warga dan dirawat di RS Siti Khodijah Palembang, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir.

“Sebelum kejadian, Rio sedang memanakan mesin motornya di depan rumah. Mungkin karena terganggu dengan suara mesin motor itu, tetangganya AN mendekat dan menegur Rio dengan nada tinggi,” kata Her (36), tetangga satu kompleks korban.

Sebelum kejadian, kata Her, korban dan tetangganya tersebut memang sudah beberapa kali terlibat keributan kecil. “Tetangganya itu baru sekitar 2 tahun tinggal di situ. Setelah kejadian, keempat tetanggnya tersebut langsung meninggalkan rumah,” ujarnya seraya menyebut, korban masih lajang dan akan menikah pada September 2020.

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Yenni SIk didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ginting SH, membenarkan adanya perkara pembunuhan di wilayah Macan Lindungan tersebut.

“Benar, kita sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan. Identitas para terduga pelaku sudah kita kantongi dan masih dalam pengejaran. Korban meninggal akibat satu luka tusukan di dada kiri,” kata Ginting.

Untuk motifnya, diduga pelaku terganggu mendengar suara motor korban saat sedang memaskan mesin motornya. “Pelaku kita ancam dengan Pasal 378 KUHP dan 351 KUHP tentang pengeroyokan dan pembunuhan,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

HUT Golkar ke-56,  di Sumsel Digelar Kampanye Kebiasaan Baru 3M Hingga Rekor Muri

Palembang, BP Dewan Pimpinan Daerah (DPDl) Partai Golkar provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akan menggelar rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ...