Ultimate magazine theme for WordPress.

Posko Jangan Cuma Basa-basi

Petugas gabungan polisi, TNI, paramedis, dan Pol PP berjaga di posko untuk memberikan edukasi kepada warga terkait Covid-19.

Muaraenim, BP–Satuan gugus tugas (satgas) Covid-19 Kabupaten Muaraenim telah mendirikan dua unit posko di zona merah, tepatnya di Pasar Inpres kota Muaraenim dan di Monpera Tanjung Enim, Lawang Kidul.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaraenim H Hasanudin menekankan agar kedua posko tersebut tidak jadi basa-basi pemerintah.
“Saya tekankan, ini pesan bupati juga, berdirinya posko ini jangan hanya terkesan basa-basi. Semua pihak harus peduli untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Sekda saat meresmikan Posko Bersama Covid-19 di Monpera Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul, pekan lalu.
Menurut Sekda, masih tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Muaraenim membuat jajaran tim satuan gugus tugas harus bekerja ekstra keras.

Baca Juga:  Total 16 Positip Corona di Sumsel

Demi segera memutus rantai penyebaran, lanjutnya, tim satgas meningkatkan pengawasan protokol kesehatan dengan mendirikan dua unit posko di kecamatan zona merah.
Sekda kembali menegaskan kedua posko di pusat keramaian tersebut berfungsi mengawasi ketat jalanannya protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Jangan pernah jenuh memberikan imbauan kemasyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap memakai masker, bahkan bila perlu kejar warga yang tidak pakai untuk pakai masker,” tegas Sekda.
Sekda mengatakan posko harus dibagi dua shift kerja yakni shift kerja siang dan shift kerja malam agar 13 personel yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri dapat maksimal dalam bertugas.

Baca Juga:  Jumlah Pasien Corona yang Sembuh di OI Bertambah

“Petugas yang diamanahi menjaga Posko Covid-19 ini harus optimal bekerja,” pintanya.
Sebelumnya di beberapa kesempatan Sekda menyebut salah satu penyebab masih tingginya angka penularan Covid-19 di Kabupaten Muaraenim adalah masih rendahnya kepedulian masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan terutama protokol 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Pembentukan posko merupakan tindak lanjut dari rapat terakhir gugus tugas Covid-19 dan akan beroperasi selama dibutuhkan. Posko diharapkan menjadi pusat kendali penyebaran covid-19 di kecamatan Muaraenim terutama di lingkungan pusat keramaian masyarakat.
Para petugas yang terdiri dari unsur Tni-Polri, BPBD, satpol PP, dan OPD terkait diberikan tugas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama para pedagang tentang protokol kesehatan bila perlu diberikan unsur penekanan.
“Kita harapkan agar para petugas dapat mengimbau kepada masyarakat bila perlu diberikan sedikit penekanan tentang protokol kesehatan, walaupun tidak juga terlalu keras seperti yang kita lihat di India,” pungkasnya.#nur

Baca Juga:  Wabah Corona Bawa Berkah, Pedagang Masker Raup Rupiah

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...