Minggu Ketiga Juli, Polda Sumsel Tangkap 53 Tersangka Kasus Narkoba

9

BP/IST
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Palembang, BP

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Polrestabes Palembang menangkap puluhan tersangka kasus penyalahgunaan narkotika selama Minggu ketiga Juli 2020.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, selain mengungkap 32 kasus narkotika, aparat kepolisian juga menangkap 53 tersangka kasus penyalahgunaan narkotika.

“Dari 53 tersangka tersebut, 38 orang diantaranya merupakan pengedar, sementara sisanya 15 orang merupakan pemakai barang haram tersebut. Sedangkan barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 1.172 gram dan 179 butir pil ekstasi,” kata Supriadi, Senin (20/7).

Baca:  DPRD Sumsel Harapkan Ada Laporan Aset Pertahun

Supriadi juga mengatakan, dari segi kuantitas banyaknya laporan yang diungkap, jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang menjadi yang terbanyak yakni masing-masing lima laporan. Kemudia diikuti Polres OKU Timur dengan tiga laporan.

“Dari kualitas barang bukti yang disita kepolisian, Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil menyita sebanyak 1.040 gram sabu dan 162 butir ekstasi dari para tersangka kasus narkotika. Lalu Polres Musi Rawas dengan 10,21 gram sabu dan Polres Musi Banyuasin sebanyak 9,68 gram sabu,” katanya.

Baca:  Polda Sumsel dan Jajaran Tingkat Keamanan Gereja

Menurutnya, dari barang bukti narkoba yang disita maka Ditres Narkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan sebanyak 7.391 anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pada Minggu ketiga Juni 2020, lanjut Supriadi, kasus paling menonjol yakni terungkapnya pengedar dengan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 1.020 gram tersebut oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Baca:  PKPI Sumsel Panaskan Mesin Partai, Sudah Siapkan Kejutan

“Dengan terungkapnya peredaran barang bukti shabu 1.020 Gram tersebut, kita tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang merusak generasi penerus bangsa,” katanya.#osk