Home / Headline / Pengedar Sabu Diganjar 8 Tahun Penjara

Pengedar Sabu Diganjar 8 Tahun Penjara

BP/IST
Terbukti memiliki, menyimpan dan memperjual Narkotika golongan 1 jenis Sabu sebanyak 36 paket dengan berat keseluruhan 4,4 gram, membuat terdakwa Herman WD diganjar majelis hakim dengan hukuman pidana selama 8 tahun penjara.

Palembang, BP

Terbukti memiliki, menyimpan dan memperjual Narkotika golongan 1 jenis Sabu sebanyak 36 paket dengan berat keseluruhan 4,4 gram, membuat terdakwa Herman WD diganjar majelis hakim dengan hukuman pidana selama 8 tahun penjara.
Hal itu diketahui, ketika Ketua majelis hakim Yohannes Panji Prawoto menetapkan hukuman saat sidang pada Rabu (15/7) yang digelar di PN Palembang dengan agenda pembacaan putusan (vonis) dihadapan terdakwa melalui sidang telekonferensi dihadapan Jaksa Penuntut Umun (JPU) Kejari Palembang Desi Arsean melalui JPU pengganti Satrio.
Dalam petikan amar putusannya, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis shabu sebanyak 36 paket.
Sebagaimana diatur dalam dakwaan kedua JPU pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 Jo Pasal 132 ayat (1) tentang Narkotika.
“Menjatuhkan pidana oleh karenanya kepada terdakwa dengan pidana selama 8 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata Hakim Ketua.
Mendengar vonis itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukum Romaita menerima putusan tersebut.
Diketahui, terdakwa ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Palembang pada Februari 2020 lalu, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa terdakwa di rumah Dencik (DPO) beralamat dijalan Mayor Zen Lr Jeruk sering melakukan transaksi narkotika.
Atas laporan itulah petugas langsung melakukan pengecekan dan didapati terdakwa sedang berada di dalam rumah Dencik. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 36 paket sabu dalam plastik klip bening.
Selain itu, juga ditemukan 1 buah timbangan digital, 1 buah sekop shabu yang disimpan dalam kotak sepatu berwarna coklat serta uang tunai Rp250 ribu yang diduga uang hasil transaksi sabu. Terdakwa berikut barang buktinya diamankan ke Polrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.#osk

x

Jangan Lewatkan

Zoominar Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2020 Fraksi PKS DPR RI

Jazuli: Ulama dan Santri Terdepan Meneguhkan Kedaulatan NKRI Jakarta, BP–Memperingati Hari Santri 22 Oktober 2020 Fraksi PKS DPR RI menggelar ...