Home / Headline / Kasus Tugu Tapal Batas Palembang – Banyuasin, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kasus Tugu Tapal Batas Palembang – Banyuasin, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

BP/IST
Kanit Tipikor Polrestabes Palembang, AKP Hamsal,

Palembang, BP

kejaksaan Negeri Palembang menetapkan P21, kasus dugaan korupsi tugu batas kota Palembang-Banyuasin yang berlokasi di kawasan Tanjung Api-Api Kecamatan Sukarame, Palembang, pada Kamis (9/7) lalu.
“Ya benar pada Kamis (9/7), kejaksaan Negeri menetapkan P21 (Berkas perkara dinyatakan sudah lengkap) atas kasus tugu batas Palembang-Banyuasin, yang berada dikawasan Tanjung Api-Api Kecamatan Sukarame, Palembang,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono, melalui Kanit Tipikor, AKP Hamsal, Rabu (14/7).
Ia mengatakan, ada dua tersangka yang tersangkut dalam kasus ini, yakni KR, sudah ditahan dalam kasus yang lain. Sedangkan satu tersangka lagi dalam pantauan, “Benar ada dua tersangka satu tersangka KR sedang menjalani hukum kasus korupsi yang lain. Satu tersangka lain dalam pantauan kita,” katanya.
Hamsal mengatakan, untuk pelimpahan tahap 2 hingga kini berkas telah diserahkan kembali ke Pidsus Kejari Palembang. “Sekarang masih diperiksa dan menunggu hasil penelitian dari Jaksa Pidsus Kejari, apabila sudah dinyatakan lengkap baru nanti tersangka berikut barang bukti kita limpahkan ke Kejari untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” katanya.
Sekedar mengingatkan, dari hasil penyelidikan Unit Pidana Korupsi, (Pidkor), Polrestabes Palembang tahun 2013 yang lalu, atas adanya indikasi mark up proyek pembangunan tugu batas di empat titik, yakni Palembang-Banyuasin di kawasan Terminal Km 12, Palembang – Banyuasin di kawasan Jakabaring – Palembang-Banyuasin di kawasan Tanjung Api-Api (TAA), serta perbatasan Palembang – Indralaya di kawasan Kertapati.
Untuk tugu tapal batas Palembang-Banyuasin di kawasan Jakabaring, Pengadilan Tipikor Palembang telah memvonis empat terdakwa, Ahmad Toha, M. Ikhsan Fahlevi, Asmol Hakim dan Khairul Rizal untuk proyek pembangunan tugu tapal batas Palembang-Banyuasin yang berada di Jakabaring dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun dan 4 bulan.
Saat ini perkara untuk tugu tapal batas Palembang-Banyuasin di kawasan Tanjung Api-api diduga terjadi mark up sebesar Rp800 juta dari nilai proyek sebesar Rp1, 2 miliar. Meskipun dugaan mark up tersebut sudah dikembalikan proses hukumnya tetap berjalan.#osk

x

Jangan Lewatkan

Oknum Polisi Simpan Sabu Ditangkap

Palembang, BP Oknum polisi Bripka AF yang bertugas di Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas Utara (Muratara) ditangkap aparat Satuan Reserse ...