Home / Headline / Perebutan Posisi Ketua Golkar Palembang Diyakini Seru. Nama-nama Ini Bakal Bersaing

Perebutan Posisi Ketua Golkar Palembang Diyakini Seru. Nama-nama Ini Bakal Bersaing

BP/IST
Yulizar Dinoto

Palembang, BP

Pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Palembang yang tak lama lagi digelar sepertinya bakal seru.

Pasalnya, sejumlah nama bakal meramaikan perebutan tampuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu di Palembang.

Sejumlah nama dikabarkan akan merebut kursi ketua Golkar Palembang, selain nama M Hidayat, terdapat tokoh senior Golkar seperti Yulizar Dinoto (Ketua Soksi Sumsel), Adiansyah (mantan ketua Golkar Palembang), maupun Mardiono.

Menurut Fungsionaris MKGR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rudi M Sholeh, sosok Yulizar dinilai sosok kader militan yang bisa membawa partai Golkar semakin besar.

“Kedepan harus muncul kader militan, yang memang sudah ada atau lama seperti Yulizar Dinoto, bukan yang baru muncul,” katanya, Jumat (10/7).

Seperti di kota Palembang, ia melihat ada nama- nama kandidat yang cocok memimpin Golkar Palembang selain nama M Hidayat, terdapat tokoh senior Golkar seperti Yulizar Dinoto (Ketua Soksi Sumsel), Adiansyah (mantan ketua Golkar Palembang), maupun Mardiono.

“Calon ketua harus memiliki elektabilitas, popularitas, dan isi tas itu juga penting. Mengingat partai perlu perjuangan yang tidak kecil baik dari tenaga maupun materi,” katanya.

Rudi menilai, meski bukan lagi sosok yang muda, namun Yulizar Dinoto dinilai sosok pengalaman diorganisasi yang ada di partai Golkar. Dimana mantan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel tersebut, sudah berorganisasi di sayap partai Golkar sejak tahun 1970 an hingga sekarang.

“Golkar membutuhkan orang yang berpengalaman dan militan, mengingat partai ini bukan partai kecil,” pungkasnya.
Sementara itu DPD partai Golkar provinsi Sumsel telah menetapkan, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dalam agenda pemilihan ketua dan pengurus baru tingkat Kabupaten/ kota se Sumsel, harus dilaksanakan paling lambat 31 Agustus 2020.

Sesuai Petunjuk pelaksanaan (Juklak) partai Golkar nomor 02, kandidat atau calon ketua DPD Golkar Kabupaten/ kota, harus memenuhi 10 syarat yang telah ditetapkan dalam pencalonan di partai Golkar.
Menurut ketua DPD Golkar Sumsel H Dodi Reza Alex, semua calon harus mematuhui dan memenuhi syarat itu, dan nantinya dikeluarkan surat rekomendasi dari DPD Golkar Sumsel.

“Musda Golkar harus selesai sebelum 31 Agustus 2020, dan syarat- syarat pencalonan sesuai juklak 02. Dimana ada 10 syarat dan itu sesuai juklak dan landasan hukum partai Golkar, yang demua calon harus mematuhui dan memenuhi syarat itu kalau ingin jadi ketua,” kata Dodi.

Dijelaskan Bupati Musi Banyuasin (Muba) ini, rekomendasi dari DPD Golkar Sumsel itu bagi yang hendak maju jadi ketua Golkar Kabupaten/ kota, merupakan hal lumrah dan biasa di partai Golkar selama ini.

“Itu normal rekomendasi ketua Golkar Sumsel sesuai Juklak salah satunya di pasal 47, harus ada PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak tercela), itu harus dinilai Golkar Sumsel untuk mengeluarkan surat keterangan calon itu memenuhi aspek itu,” tandasnya.

Ditambahkan pria bergelar Doktor ini, siapapun ketua Golkar tingkat Kabupaten/ kota se Sumsel yang terpilih nanti, wajib memenangkan agenda partai berlambang pohon beringin tersebut, dimasing- masing wilayahnya, termasuk pelaksanaan Pilkada serentak 7 Kabupaten di Sumsel pada Desember 2020.

“PR (Pekerjaan Rumah) harus memenangkan agenda partai Golkar dimasing- masing kabupaten/ kota, dan membangun konsolidasi tingkat desa, sehingga agenda partai kedepan meraih kemenangan,” katanya.
Dilanjutkan putra mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini, bagi 7 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada tahun ini, diharapkan pelaksanaan Musdanya dilakukan lebih awal.

“Daerah yang melaksanakan Pilkada 2020, diprioritaskan awal- awal pelaksanaan Musda harus selesai,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Rio Pambudi, Polrestabes Palembang Tetapkan 2 Tersangka Baru

Palembang, BP Satreskrim Polrestabes Palembang kembali menetapkan dua tersangka pembunuhan Rio Pambudi (25). Dua tersangka tersebut yakni orangtua pelaku Oka ...