Home / Headline / Penjual Jamu Tewas Kesetrum

Penjual Jamu Tewas Kesetrum

BP/IST
Warung korban

Palembang, BP

Seorang pemilik dan pedagang jamu tradisonal ”Jamu Baba”  bernama Muhammad alias Mamat (52) tewas mengenaskan.  Warga Perum Griya Meteror Indah, Blok C, RT 36/07, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus ini diduga meninggal usai kestrum listrik bertegangan tinggi.

“ Kejadiannya Rabu (7/7) jam 08.00, di Musi 2 Jalan Lettu Karim Kadir Musi 2, Gandus, di dekat tempat  korban biasa jualan jamu tradisional,” kata Eko (40), tetangga korban usai melayat.

Diketahui Mamat berjualan jamu tradisional Jamu Baba Nyonya Menir sudah lebih 20 tahun. Biasa jualan dari sore hingga pukul 23.00 . Sebelum maut menjemput, korban yang sedang beres-beres tempat jualan memegang seng di sebuah pagar yang sedang dibangun. Tiba-tiba dia langsung kelonjotan karena kesetrum, hingga akhirnya tewas.

Rama Cendra S (15), teman anak sulung korban bernama Alji, bahwa ia mengenal korban sejak masih tinggal di Jalan Waringin, Musi 2, Gandus.

“Anaknya empat, dari dulu memang biasa jualan jamu, lebih 15 tahun,” katanya.

Senada dikatakan Dedy Ramadan, teman anak korban. Dia mengatakan, almarhum meninggalnya akibat tersengat listrik di sebelah warung jamu tradisional. Kata Dedy, ada yang lagi bangun pagar tembok, dan memang sejumlah kabel linstrik menjuntai pendek.

“Di sebelah warung jamu, ada pagar lagi di bangun. Nah dia (korban) biasa bersih-bersih disitu, kesetrum dan meninggal dunia. Bisa jadi karena kelalaian disana waktu aku tanya,” katanya.

Senada dikatakan Mis (40), pedagang warung manisan tepat di lokasi kejadian. Korban kali pertama ditemukan seorang anak.

“Jam 08.00 ketahuan, ada anak-anak teriak orang meninggal, lalu ramai. Posisi badannya terlentang sudah kaku badannya. Di lokasi kejadian warung Jamu Baba memang ada bangunan pagar tembok sedang dibangun yang bersebelahan dengan warung pecel lele,” katanya.

Kabel-kabel listrik bertegangan tinggi cukup banyak berjuntai pendek diatas atap warung yang banyak dari seng. Jarak kabel dengan tanah hanya sekitar 3 meter. Apalagi ditambah kondisi basah usai diguyur hujan.

Hasil pemantauan di lapangan, garis polisi tampak dipasang di lokasi kejadian Warung Jamu Baba yang di tengahnya ada pagar tembok baru dibangun yang diapit warung pecel lele. Jasad almarhum  akan dikebumikan di TPU Sungai Lacak, Kecamatan Gandus, Palembang. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

150 Personil Bintara Kodam II Sriwijaya Ikuti MTT Pengetahuan Intelijen

Palembang, BP Sebanyak 150 prajurit jajaran Kodam II/Swj, mengikuti Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Bintara Intelijen dan ...