Home / Headline / Angkutan Batubara Parkir Kembali Berulah

Angkutan Batubara Parkir Kembali Berulah

Petugas Dinas Perhubungan memasang stiker peringatan larangan parkir di jalur kawasan tertib lalulintas.

Muaraenim, BP–Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaraenim kembali dibuat geram atas perilaku sejumlah oknum sopir truk batubara yang parkir sembarangan di jalur kawasan tertib lalulintas (KTL) dalam kota Muaraenim.
Angkutan batubara di bawah naungan PT Titan parkir sembarangan di jalan Ahmad Yani hingga berhar-hari. Padahal Dinas Perhubungan Kabupaten Muaraenim telah melayangkan surat kepada manajemen PT Titan dengan Nomor 551.11/938/Dishub/2020 tentang larangan parkir truk angkutan batubara di badan jalan.
“Kita sudah melayangkan surat teguran kepada PT Servo Lintas Raya (Titan) agar dapat memberikan terguran dan memberikan sanksi terhadap transportir yang melanggar di bawah naungan PT Servo Lintas Raya (Titan),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muaraenim H Riswandar, SH, MH melalui Kabid Transportasi dan Angkutan Jalan Akhmad Junaini, Kamis (9/7).
Dari hasil pantauan di lapangan, masih banyak ditemukan angkutan batubara melanggar ketentuan operasional sebelum pukul 18.00 WIB dan ketentuan larangan parkir di tepi jalan umum serta parkir di badan jalan dalam wilayah Kabupaten Muaraenim. Parahnya lagi kendaraan tersebut diparkirkan dalam waktu lama.
“Hari ini memasang stiker teguran kepada truk angkutan batubara masih melanggar parkir sembangan di jalan umum. Apabila masih membandel pakir sembarangan akan kita kempesin,” tegas Junaini.
Sementara itu, Humas PT Titan Yayan Suhendri, SH ketika dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh transportir angkutan batubara yang melakukan operasional pengangkutan batubara yang melalui jalur Tanjung Enim-Tanjung Jambu untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Sudah kita sampaikan dengan tegas kepada seluruh transportir angkutan batubara. Apabila melanggar akan diberikan sanksi pencabutan kimper dan pemutusan hubungan kerja bagi sopir yang melanggar. Ternyata masih ada temuan pelanggaran oleh oknum sopir angkutan batubara yang pakir sembarang, silakan pihak Disbub Muaraenim untuk melakukan tindakan tegas penahanan armada atau sanksi tegas lainnya,” jelas Yayan.#nur

x

Jangan Lewatkan

Perjalanan Terjal Dompet Dhuafa Sumsel Distribusikan 200 Kurban

Palembang, BP–Dompet Dhuafa Sumatera Selatan berhasil memenuhi targetnya menghimpun 200 pekurban. Kurban dalam bentuk sapi dan kambing setara 200 domba ...