Home / Headline / Cegah Kebocoran Anggaran, Percepat ETP

Cegah Kebocoran Anggaran, Percepat ETP

Pemkab Muaraenim mengikuti seminar virtual (webinar) mengenai percepatan dan perluasan transaksi nontunai.

Muaraenim, BP–Untuk mencegah kebocoran anggaran, Pemerintah Kabupaten Muaraenim mendukung langkah pemerintah pusat yang kini melakukan percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETP).
Melalui percepatan elektronifikasi itu, pemerintah pusat bisa mencegah kebocoran anggaran terjadi di tingkat pemda. Sebab pemerintah pusat bisa melacak penggunaan anggaran oleh pemda karena secara elektronik jejak penggunaan dan penerimaan bisa terlihat.
Untuk segera mewujudkan hal tersebut, Pemkab Muaraenim mengikuti seminar virtual (webinar) mengenai percepatan dan perluasan transaksi nontunai pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI, Rabu (8/7).
Webinar diikuti oleh Plt Administrasi Umum dr H Yan Riyadi bersama para kepala dinas/instansi Pemkab Muaraenim. Dalam bahasan webinar terseut, Dirjen Keuangan Daerah menyampaikan terdapat manfaat dari elektronifikasi transaksi ini yaitu memperkuat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara.
“Serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik kecepatan transaksi keuangan, maupun transparansi, mencegah kebocoran pelayanan publik; dan mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital,” kata Dirjen.
Sementara Plt Asisten Administrasi Umum Yan Riyadi menegaskan Pemkab Muaraenim, tentu akan siap mendukung program dari pemerintah pusat termasuk elektronifikasi transaksi yang memang bertujuan untuk efektivitas dan efisiensi kinerja birokrasi, khususnya pemerintah daerah. “Dengan adanya elektronifikasi transaksi ini sasarannya tidak terjadi kebocoran anggaran,” tegas Yan.
Lalu, pihaknya akan segera mempersiapkan segala sesuatu untuk mendukung program ini. “Dengan elektronidikasi transfer ke daerah, diharapkan pengelolaan keuangan daerah juga bisa lebih akuntabel,” terangnya.#nur

 

x

Jangan Lewatkan

Bertambah 52 Kasus Baru Kasus Corona di Sumsel  Jadi 3.675

Palembang, BP   Pasien terkonfirmasi positif virus corona di Sumatera Selatan (Sumsel) hari ini, Sabtu (8/8), bertambah 52 kasus baru. Tercatat ada 3.675 orang ...