240 Polisi di Sumsel Buat ‘Surat Pengakuan Dosa’ Terlibat Narkoba

11

BP/IST
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi

Palembang, BP

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Sumsel Irjen Eko Indra Heri menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar membuat surat pengakuan dosa secara sadar, siapa saja yang terlibat narkoba.

Instruksi yang disampaikan pada 15 Juni 2020 lalu direspon oleh 240 anggota polisi yang betugas di lingkup wilayah hukum Sumatera Selatan.

Lewat “surat pengakuan dosa” mereka mengaku terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, 240 anggota yang telah mengirimkan surat tersebut nantinya akan didata untuk menjalani proses rehabilitasi.

Baca:  Minta DPRD Sumsel Kutuk Tindakan Represif Oknum Aparat terhadap HRS

Diharapkan mereka dapat sembuh dan dapat kembali bekerja secara produktif.

Diharapkan mereka dapat sembuh dan dapat kembali bekerja secara produktif.

“Sebelumnya Kapolda menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar membuat surat pengakuan dosa secara sadar, siapa saja yang terlibat narkoba. Namun, untuk yang tidak membuat akan diberikan tindakan tegas jika nanti tertangkap. Sejauh ini ada 240 anggota yang mengirimkan surat pengakuan dosa,” kata Supriadi , Selasa (7/7).

Baca:  Puluhan Karyawan Bank Sumsel Babel Palembang Terpapar Covid-19

Supriadi menjelaskan, rehabilitasi tidak hanya untuk fisik.

Namun, rehabilitasi juga untuk pemulihan mental para anggota polisi yang terlibat dalam dunia narkotika.

Program “pengakuan dosa” ini adalah salah satu cara untuk memberantas narkoba yang telah masuk ke dalam institusi Polri.

“Bahkan baru-baru ini sudah 8 anggota yang dipecat karena narkoba. Pengakuan dosa ini salah satu terobosan Kapolda Sumsel dalam rangka HUT Bhayangkara kemarin,” kata Supriadi.

Baca:  Polisi Larang Masyarakat Unggah dan Sebarkan Konten Kegiatan FPI

Supriadi mengimbau agar seluruh anggota kepolisian menghindari penyalahgunaan narkoba dan dapat bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada masyrakat.

“Dalam waktu dekat, kita akan rehabilitasi 240 anggota yang terjerat narkoba ini,” kata  Supriadi.#osk