Home / Headline / Bonus Peparprov Atlet Difabel Lubuklinggau Belum Cair, Kadispora: Mudah-mudahan Senin Bisa Ditransfer

Bonus Peparprov Atlet Difabel Lubuklinggau Belum Cair, Kadispora: Mudah-mudahan Senin Bisa Ditransfer

Illustrasi

Palembang, BP–Perhatian kurang baik dirasakan oleh atlet disabilitas Lubuklinggau yang telah memperjuangkan daerahnya pada Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II Prabumulih 2019 lalu.

Pasalnya, hingga kini, atlet peraih medali baik emas, perak maupun perunggu belum mendapatkan bonus sebagaimana di kabupaten/kota lain.

“Iya, bonus Peparprov sampai sekarang belum cair. Pengurus NPCI Lubuklinggau nya juga gak ngurusi, tidak tanggung jawab dan tidak transparan. Pernah suatu saat dapat dana hibah Rp50 juta, atlet tidak diberi tahu,” sesalnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga sempat mengkonfirmasi perihal telatnya bonus ke Dispora Lubuklinggau. Dari apa yang didapat menyebutkan bahwa anggaran bonus sempat siap akan tetapi adanya musibah Pandemi Covid-19 membuat bonus tertunda.

“Jadi kami ingin kami diperhatikan, kami pasrah. Siapa sih tak butuh uang, kami hanya ingin disamakan dengan atlet umum yang sudah menerima bonus,” jelasnya.

Sementara itu dikatakan Ketua Umum NPCI Sumsel Ryan Yohwari menyayangkan dengan kondisi atlet disabilitas Lubuklinggau yang belum menerima bonus prestasi Peparprov II di Prabumulih.

“Padahal bonus atlit normal sudah cair sejak lama. Waktu pelantikan NPCI Lubuk linggau dulu Walikota berjanji tidak akan membeda-bedakan antara atlit umum dan atlit disabilitas,” terangnya.

Pihaknya berharap agar Walikota Lubuklinggau bisa mengawal percepatan bonus prestasi Peparprov II di Prabumulih. Sehingga tidak berlarut-larut. “Karena kasihan atlet menjadi korban,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadispora Lubuklinggau Herdawan mengaku tak membeda-bedakan atlet umum dan atlet disabilitas. Malahan bonus berusaha diberikan lebih banyak atlet disabilitas dari pada umum.

“Kami minta atlet sabar. Mudah-mudahan Senin nanti ditransfer. Semua sudah tak ada masalah, kita anggarkan Rp591 juta untuk bonus atlet, SP2D sudah semua, sudah saya teken, tinggal transfer dari pusat, tinggal nunggu hari,” ujarnya.

Terkait penundaan, ia mengaku memang sempat teranggarkan bonus bulan Maret namun situasi dan kondisi musibah Pandemi Covid-19 membuat anggaran bonus tergeser.

Akan tetapi, pihaknya mengaku komitmen bonus akan segera dicairkan kepada atlet disabilitas. Apalagi memang sudah komitmen dari Walikota Lubuklinggau.

“Kemarin itu, Peparprov bulan Desember, sementara APBD induk bulan September jadi gak tercover. Tapi sudah kita anggarkan saat ada pergeseran. Termasuk dana hibah juga sudah kita berikan,” pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

150 Personil Bintara Kodam II Sriwijaya Ikuti MTT Pengetahuan Intelijen

Palembang, BP Sebanyak 150 prajurit jajaran Kodam II/Swj, mengikuti Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Bintara Intelijen dan ...