Home / Headline / Kesal Seteru Tak Bertemu, Rido Bacok Predi

Kesal Seteru Tak Bertemu, Rido Bacok Predi

BP/IST
Lantaran tak bertemu seterunya, Muhammad Rido Rizki (24), Warga Jalan Bungaran V, Lorong Paud, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang itu menjadikan Muhammad Predi Prayoga sebagai korban pelampiasan.

Palembang, BP

Lantaran tak bertemu seterunya, Muhammad Rido Rizki (24), Warga Jalan Bungaran V, Lorong Paud, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang itu menjadikan Muhammad Predi Prayoga sebagai korban pelampiasan.
Peristiwa pembacokan ini, berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Senin (29/5), sekitar pukul 15.30. Korban sendiri menderita luka bacok di bagian tangan.
Akibat ulahnya tersebut, Rido harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dibekuk anggota Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, saat sedang nongkrong di kawasan 15 Ulu, Rabu (1/7).
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, didampingi Kanit Tekab, Iptu Tohirin mengatakan, pelaku ditangkap akibat ulahnya membacok korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang.
“Korban dan pelaku tidak saling kenal. Setelah kita dalami ternyata motif pelaku membacok korban karena merasa kesal lantaran orang yang pernah berkelahi dengannya tidak ditemukan. Sehingga pelaku melampiaskan amarahnya dengan korban yang saat itu tengah melintasi di tempat kejadian perkara (TKP),” kata Nuryono.
Tohirin mengungkapkan, pelaku melakukan aksi pembacokan dalam keadaan mabuk minuman keras (miras). “Pada saat kejadian pelaku masih dalam pengaruh miras yang ia minuman di TKP. Kemudian melihat korban melintas menggunakan motor pelaku langsung membacok,” katanya.
Setelah itu pelaku langsung meninggalkan korban dalam kondisi tangan terluka. Beruntung, di saat kejadian ada warga yang melihat dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bari Palembang.
“Atas laporan korban anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga berhasil mengendus keberadaan pelaku di daerah 15 Ulu. Anggota kita langsung bergerak cepat untuk mengamankan dan membawanya ke Polrestabes,” kata Nuryono.
Pelaku Rido mengakui bahwa saat kejadian dia dalam keadaan mabuk. Sehingga tidak bisa berpikir jernih dan nekat membacok korban. Padahal, korban sendiri tidak pernah ada permasalahan dengannya.
“Pada saat itu saya tidak sadar, karena saat itu saya dipengaruhi miras jenis tuak. Jadi tidak sadar dengan tindakan saya. Apalagi pada saat bersamaan saya sedang kesal karena orang yang ribut dengan saya tidak ketemu,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Anggap Salah Langkah, KPU OI Surati MA Minta Gugatan Paslon 2 Ditolak

# Mualimin: Siapkan 31 Alat Bukti Optimis KPU OI Menang, Jika Tidak Ada Faktor X  Inderalaya, BP–Tim kuasa hukum yang ...