Home / Headline / GEMASS LACONA Minta PSBB Tahap 3 Segera Dilakukan

GEMASS LACONA Minta PSBB Tahap 3 Segera Dilakukan

BP/IST
Andreas OP selaku ketua GEMASS LACONA

Palembang, BP

Menyikapi kondisi covid di kota palembang yang terus melonjak di angka 1361 pasien positif covid 19 meninggal 62, dan OPD mencapai 5537 orang per 30 juni 2020 serta pasca dicabutkanya PSBB tahap 2 dan new normal yang diberlakukan di kota Palembang ternyata tidak mengurangi jumlah pasien positif covid19 di kota Palembang.

Dari pengamatan dan investigasi dilapangan oleh tim GEMASS LACONA yang menyasar di pasar tradisional, mall , hotel, rumah makan dan cafe yang ada di kota Palembang, banyak sekali ditemukan pelanggaran protokol covid19 yang tidak di jalankan dengan tertib oleh pelaku usaha dan masyarakat diantaranya soal physcal distanching, penerapan cuci tangan, serta penggunaan masker oleh pengunjung dan penyedia tempat usaha.

Menurut Andreas OP selaku ketua GEMASS LACONA menilai ada pelanggaran berat protokol covid-19 dimasa transisi ini oleh pelaku usaha dan pemerintah kota khususnya tim gugus tugas yang melongarkan selonggar longgaranya aktivitas warga kota Palembang, sehingga menurut GEMASS LACONA harus ada tindakan tegas oleh Walikota selaku ketua tim gugus tugas covid -19, melalui tim gugus tugas yang ditempatkan di mall, pasar dan pusat keramian lainya untuk tetap menindak pelanggaran protokol covid-19.

“Kami akan melayangkan surat protes resmi ke Pemkot Palembang sehubungan dengan makin meningkatnya covid-19 di kota Palembang pasca PSBB satu dan dua , serta meminta adanya tindak lanjut penanganan covid 19 pasca new normal bagi seluruh kelompok yang terdampak ,” katanya, Rabu (1/7).

Dan bisa mengoptimalkan penggunaan dana covid -19 sebesar 480 M, untuk dapat di kucurkan secara tepat dan terarah, bahkan GEMASS LACONA juga akan mendesak DPRD kota Palembang untuk membentuk pansus dana covid 19, jika transparasi penggunaan dan alokasi dana covid19 untuk jaring pengaman sosial selama covid dan pasca covid tidak dikucurkan segera.

“GEMASS LACONA juga mendesak kepada Walikota Palembang untuk kembali menerapkan PSBB tahap tiga evaluasi lanjutan,sebagai upaya peningkatan pencegahan covid-19 akibat terus meningkatnya jumlah korban covid -19 di kota Palembang, tentunya dengan penerapan protokol yang lebih ketat , terukur dan melibat kan lebih banyak pihak yang terkait sebagai bentuk evaluasi PSBB tahan satu dan dua yang kami anggap gagal dan adem adem saja didasarkan pada indikator korban jiwa dan korban positif covid- 19,” katanya.

Dan jika kasus covid-19 di kota Palembang makin meninggi diangka 2000 an dalam dua bulan kedepan seperti prediksi pihaknya bahwa masih banyak pasien hasil test yang belum di proses dan sedang di proses hasilnya yang berimbas pada meningkatnya jumlahan positif covid- 19.

“Sehingga kami meminta Mendagri melalui Gubernur Sumatera Selatan untuk dapat memberhentikan Walikota Palembang jika gagal dalam perang covid ini. Dan ini selaras sebagai mana arahan juga dari presiden RI untuk menindak gubernur , bupati, walikota yang tidak serius menangani perang terhadap covid -19, dan jangan main main dengan bencana kesehatan ini,” ujar Andreas OP .#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

150 Personil Bintara Kodam II Sriwijaya Ikuti MTT Pengetahuan Intelijen

Palembang, BP Sebanyak 150 prajurit jajaran Kodam II/Swj, mengikuti Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Bintara Intelijen dan ...