Home / Headline / DPR RI Galang Dukungan Tolak Aneksasi Wilayah Palestina Oleh Israel

DPR RI Galang Dukungan Tolak Aneksasi Wilayah Palestina Oleh Israel

Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemenlu Febrian A. Ruddyard dan Ketua BKASP DPR RI Fadli Zon dalam diskusi di ruangan wartawan DPR.

Jakarta, BP–Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febrian A. Ruddyard menyampaikan apresiasi kepada DPR RI yang telah memprakarsai pernyataan bersama terkait masalah aneksasi Israel terhadap wilayah Palestina.
“Atas nama Kementerian Luar Negeri mengucapkan apresiasi kepada teman-teman DPR RI yang telah memprakarsai suatu pernyataan bersama. Apabila ada satu isu yang bisa menyatukan seluruh bangsa Indonesia, tanpa pandang bulu, salah satunya isu Palestina,” kata Febrian.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon berjanji menggalang dukungan anggota Parlemen dari berbagai Negara untuk menentang aneksasi wilayah Palestina oleh Israel.
“Saat ini, Petisi penggalangan penolakan tersebut sudah ditandatangani 215 anggota parlemen dunia, dan diharapkan terus bertambah,” kata Fadli Zon dalam sebuah diskusi bertajuk “Pernyataan Bersama Anggota Parlemen Berbagai Negara Menentang Aneksasi Israel Terhadap Wilayah Palestina” di ruangan wartawan DPR RI, Rabu (1/7).
Menurut Fadli, Presiden AS Donald Trump dan Netanyahu pada 28 Januari 2020 sudah meluncurkan proposal ‘Deal of the Century’ tanpa melibatkan Palestina, sehingga proposal tersebut sangat merugikan Palestina. Karena isinya meliputi Isarel sebagai negara Yahudi, menganeksasi semua wilayah pemukiman Israel di Tepi Barat, Yudea dan Samarie, Yerussalem menjadi ‘undivided capital of Israel’, situs keagamaan di Yerussalem akan berada di bawah kendali Israel, demilititerisasi seluruh wilayah Palestina, pengungsi Palestina tidak boleh kembali ke wilayah yang dianeksasi Israel, dan pembubaran The United Nations Relief and Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRIWA).
“Kami prihatin bahwa ancaman aneksasi terjadi saat dunia sedang berjuang, melawan pandemi Covid-19, kami siap mendukung upaya diplomasi internasional dan regional yang bertujuan mencapai perdamaian komprehensif, adil dan abadi di Timur Tengah, berdasarkan resolusi PBB yang relevan dan parameter lain yang disepakati secara internasional,” katanya.
Dikatakan, statement yang diluncurkan diharapkan hubungan ini terus meluas, tidak hanya di kalangan eksekutif, legislatif tapi juga civil society dan masyarakat umumnya.
“Kita sama-sama tahu bahwa isu Palestina bagi Indonesia dan rakyat Indonesia adalah isu penting, karena itu kita mempunyai BKSAP mempunyai satu posisi mengutuk keras rencana dari aneksasi tersebut,” tutur Fadli Zon.#duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

150 Personil Bintara Kodam II Sriwijaya Ikuti MTT Pengetahuan Intelijen

Palembang, BP Sebanyak 150 prajurit jajaran Kodam II/Swj, mengikuti Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Bintara Intelijen dan ...