Home / Headline / DPRD Sumsel Khawatir Kondisi Sumsel, Kerawanan Covid-19 Masih Cukup Tinggi

DPRD Sumsel Khawatir Kondisi Sumsel, Kerawanan Covid-19 Masih Cukup Tinggi

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPRD Sumsel Hj. RA Anita Noeringhati, SH., MH , Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli  berpoto bersama perwakilan pemuda, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DPD KNPI Sumsel dan Fungsionaris DPD KNPI Sumatera Selatan (Sumsel) diruang banggar DPRD Sumsel, Senin (29/6).

Palembang, BP

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs. Syaiful Fadli mengakui bahwa memang saat ini kondisi Provinsi Sumsel masih cukup mengkhawatirkan, bahkan masih memiliki Rekor Peringkat 1 di Sumatera, dengan tingkat Kerawanan Disease Virues (Covid-19) yang masih cukup tinggi.

“Apalagi berdasarkan informasi terbaru, kembali ada penambahan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 51 orang dari Palembang,” katanya saat menerima perwakilan pemuda, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DPD KNPI Sumsel dan Fungsionaris DPD KNPI Sumatera Selatan (Sumsel) diruang banggar DPRD Sumsel, Senin (29/6).

Apalagi menurut politisi PKS ini, ditambah Kota Palembang ini tidak memiliki Tempat Isolasi bagi Pasien ODP, PDP, ataupun OTG.

“Kalau di Jakabaring itu Fasilitas dari Pemprov tentunya ini juga perlu menjadi perhatian bagi teman-teman DPD KNPI Sumsel, yang pasti kami salut dan bangga apa yang sudah dilakukan DPD KNPI Sumsel dalam membantu meringankan beban di tengah Pandemi Covid-19 ini, kita berdoa semoga Pandemi segera berlalu,” katanya.

Sementara itu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DPD KNPI Sumsel dan Fungsionaris DPD KNPI Sumsel ini diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj. RA Anita Noeringhati, SH., MH., didampingi Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel , Mgs. Syaiful Fadli.

Ketua DPD KNPI Sumsel, Mochammad Ikhsan SIP diwakili Sekretaris DPD KNPI Sumsel, Novarizal SIP menuturkan, bahwa KNPI Sumsel merupakan salah satu bagian dari leading sectoral dalam pemerintahan untuk menjaga sinergitas antara kebijakan pemerintah dan otokritik yang konstruktif bagi kemajuan pembangunan di Bumi Sriwijaya.

“Sebagai lembaga politik di Sumsel, tentunya perlu kami pertegas terlebih dahulu kepada Ibu Ketua DPRD Sumsel, bahwa struktur carataker DPD KNPI Sumsel kami ini meneruskan Kepengurusan DPD KNPI Sumsel yang sebelumnya dipimpin Bung MF Ridho, kalau untuk di kepengurusan DPP Ketua Umum kita Bung Noer Fajrieansyah yang melanjutkan kepemimpinan Bung Muhammad Rivai Darus (MRD) yang sekarang menjabat sebagai Ketua MPI DPP KNPI, dan Sekretarisnya Bung Sirajuddin A. Wahab,” kata Kader BMK Kosgoro57 ini dalam audiensi tersebut.

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut Novarizal menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini tengah mempersiapkan rencana Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Sumatera Selatan pada bulan Agustus atau September mendatang, dan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini Gubernur, Wakil Gubernur, serta Kepala Dispora Provinsi Sumsel.

“Itu rencana agenda prioritas kita kedepan Bu Ketua, selain itu dalam waktu dekat ini kami telah membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DPD KNPI Sumsel yang merupakan turunan dari Gugus Tugas Covid-19 DPP KNPI sebagai bagian dari Relawan Non Medis, bulan lalu Alhamdulillah kita sudah coba sedikit membantu beban Pemerintah dalam melakukan aksi nyata Jaring Pengamanan Sosial (JPS) berupa bantuan Beras dan beberapa sembako, dan hari ini kita mulai memasuki Era New Normal tentu banyak hal lagi yang mesti kita persiapkan,” katanya.

Ditambahkan Jhon Kenedy SY, S.Fil.I selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 DPD KNPI, bahwa pihaknya menjalankan Tugas turunan dari DPP KNPI berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat yang ditandatangani langsung Ketua Gugus Tugas Pusat Doni Morado dengan Ketua Gugus Tugas DPP KNPI Mochamad Ikhsan.

“Sebelumnya kami telah melakukan distribusi beras sebanyak 5 Ton dalam membantu Jaring Pengamanan Sosial (JPS) pada bulan ramadhan lalu, saat ini kita tengah menjalankan himbauan Pemerintah Pusat dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menyambut Era New Normal,” ungkapnya.

Pemuda yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD KNPI Sumsel ini menjelaskan, bahwa pihaknya selaku perwakilan Pemuda Sumsel mencoba berinisiatif melaksanakan kegiatan yang dapat berkontribusi meningkatkan ekonomi Masyarakat.

“Mulai awal Juli ini, Insyaallah kita akan melaksanakan kegiatan sederhana namun mudah-mudahan bermanfaat, seperti lomba pembuatan Masker dan Fied Shield (penutup wajah) yang dapat melibatkan industri kreatif di Sumsel, yang nantinya produk ini diharapkan dapat diproduksi secara massal untuk Generasi Bangsa kita, yakni peserta didik tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP, yang rentan, apalagi dikabarkan bahwa Tahun Ajaran baru bakal dimulai, sementara berdasarkan beberapa survei kerawanan penyebaran Disease Virues ini, tertinggi di Sekolah, setelah Mall/Pusat Perbelanjaan,” katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Sumsel Hj. RA Anita Noeringhati, SH., MH., memberikan aplus pada Pengurus DPD KNPI Sumsel terhadap kepedulian, dan peran serta aktif Pengurus DPD KNPI Sumsel meringankan tugas Pemerintah khususnya Jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel.

“Kami Apresiasi sekali kepedulian rekan-rekan DPD KNPI Sumsel yang mau membantu dan memiliki kepedulian terhadap situasi di masa Pandemi Covid-19 ini, Alhamdulillah kami sendiri di DPRD Provinsi juga telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DPRD Sumsel, salah satunya dengan melakukan Refocusing Anggaran mencapai Rp 70 milyar yang dipotong dari biaya perjalanan dinas anggota DPRD untuk melakukan penanganan covid-19,” katanya.

Dikatakan Anita, terkait rencana musda DPD KNPI Sumsel bulan Agustus atau September mendatang, dirinya sebagai bagian dari parlemen atau legislatif pemerintahan mendukung penuh apa yang akan dilakukan rekan-rekan Fungsionaris DPD KNPI Sumsel, dan terkait untuk Lomba Pembuatan Masker dan Fied Shield itu juga akan memberikan Support penuh.

” Kami akan rekomendasikan kepada Gubernur untuk membantu para UKM/Pengrajin yang memenangkan Lomba disupport untuk diproduksi Massal agar juga terjadi symbiosis mutualisme guna mendukung Pemerintah Pusat memasuki ‘Era New Normal’ dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan nantinya dapat dibagikan ke Sekolah-sekolah dan Pondok-Pondok Pesantren, khususnya yang berada di Zona Merah (Rawan Covid-19),” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Panca MY ‘Sentil’ Soal Pelayanan RSUD Tanjung Senai yang Buruk

# Banyak Warga Takut Berobat Iqndralaya, BP–Calon Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar MY ‘sentil’ soal pelayanan RSUD Tanjung ...