Home / Headline / Suami Istri Ditodong Begal Dengan Senjata Api

Suami Istri Ditodong Begal Dengan Senjata Api

BP/IST
Aksi begal kembali membuat resah pengendara di kawasan Seberang Ulu, Kota Palembang, beberapa pekan terakhir. Kali ini pasangan suami istri, LO (29) dan DK (30), ditodong senjata api rakitan di kawasan Jakabaring.Korbanpun lapor ke Polrestabes Palembang.

Palembang, BP

Aksi begal kembali membuat resah pengendara di kawasan Seberang Ulu, Kota Palembang, beberapa pekan terakhir. Kali ini pasangan suami istri, LO (29) dan DK (30), ditodong senjata api rakitan di kawasan Jakabaring.Korbanpun lapor ke Polrestabes Palembang.
Kepada petugas LO menjelaskan, aksi begal itu terjadi pada Jumat (27/6) di seputaran gedung Dekranasda, Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang dan tidak jauh dari komplek olahraga. Aksi itu terjadi saat korban dan suaminya melintas sekitar pukul 22.00
“Saya dan suami itu malam dari Seberang Ilir mau ke Seberang Ulu. Tiba-tiba dipepet 2 orang,” terang LO di Mapolrestebes, Sabtu (28/6).
Kedua pelaku, lanjut LO, kemudian menarik tas dan barang berharga korban. Kedua pelaku juga menodong korban dengan senjata tajam dan meminta untuk tidak melawan.
“Setelah tas ditarik itu saya sama suami berusaha mengejar, tapi saat itu pelaku mengeluarkan pistol. Terus nodong pakai pistol ke arah kami,” katanya.
Tidak ingin ambil resiko, korban akhirnya menghentikan pengejaran. Akibat kejadian itu, uang, ATM, handphone dan barang berharga milik korban di dalam tas lenyap.
Ciri-ciri pelaku disebut memakai jaket dan motor matic berwarna merah. Keduanya hilang di putaran Stasiun LRT Depo usai menodongkan senjata api.
“Di putaran bawah LRT itulah hilangnya 2 pelaku. Kami tidak jadi kejar karena ada pistol itu, dia pakai motor matic merah,” kata warga Ilir Timur I, Kota Palembang itu.
Lewat laporan polisi yang diterima petugas SPKT, Brigadir Muslim Hidayat nomor: LPB/1308/VI/2020/SUMSEL/RESTABES/SPKT, korban berharap pelaku ditangkap. Ia bahkan khawarir karena pelaku memakai senjata api rakitan.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang turut membenarkan ada laporan terkait yang dialami korban. Minggu (28/6)
“laporan sudah diterima anggota, dan laporan polisi ini akan ditindak lanjuti oleh unit Reskrim,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

HUT Golkar ke-56,  di Sumsel Digelar Kampanye Kebiasaan Baru 3M Hingga Rekor Muri

Palembang, BP Dewan Pimpinan Daerah (DPDl) Partai Golkar provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akan menggelar rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ...