Home / Headline / Pelaku Jambret Seorang Guru di Palembang Ditembak Polisi

Pelaku Jambret Seorang Guru di Palembang Ditembak Polisi

BP/IST
Ulah Iqbal (28) warga Ogan Baru, Kertapati Palembang yang melakukan aksi jambret kepada seorang guru di kawasan Kertapati Palembang beberapa waktu lalu berakhir di kantor polisi.

Palembang, BP

Ulah Iqbal (28) warga Ogan Baru, Kertapati Palembang yang melakukan aksi jambret kepada seorang guru di kawasan Kertapati Palembang beberapa waktu lalu berakhir di kantor polisi.
Dalam aksinya tersebut tersangka berhasil membawa kabur uang sebesar Rp 9 juta dan dua unit handpone milik korban.
Iqbal berhasil diamankan oleh petugas Pidum Polrestabes Palembang, Senin (8/).
Tersangka terpaksa ditembak, karena hendak kabur saat akan ditangkap.
Dengan kepala tertunduk dan meringis kesakitan, Iqbal pun hanya bisa pasrah.
Informasi yang dihimpun aksi sadis jambret Iqbal dilakukannya pada, Kamis (4/6), sekira pukul 10.00.
Dimana saat korban yakni Aliuddin (50) yang merupakan guru SMA 1, Sungai Pinang ini, hendak menyebrang jalan di kawasan Kertapati Palembang.
Secara tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan merampas tas korban yang berisikan uang Rp 9 juta dan dua buah Hp samsung.
Tak terima dengan kejadian tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Palembang.
“Mendapati laporan korban dan adanya rekaman CCTV, kita langsung melakukan penyelidikan.
Setelah berhasil mengendus pelaku, Iqbal pun behasil di ringkus di kawasan Kertapati,” kata Kasat Reskrim, AKBP Nuryono melalui Kasub Opsnal Pidum, IPDA Andrean.
Lanjut Andrean, pelaku terpaksa dilumpuhkan lantaran saat ditangkap melawan petugas dan hendak kabur.
“kita terpaksa lumpuhkan karena tersangka ini melawan saat ditangkap dan tembakan peringatan ke atas tak digrubis pelaku,” katanya.
Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa celana, pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Atas ulahnya pelaku akan di jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun penjara,” tegasnya.
Sedangkan, Iqbal saat ditemui di ruang piket Pidum, hanya merengek kesakitan.
“Saya khilaf melakukan aksi ini,lantaran tak ada pekerjaan saya terpaksa melakukannya,” katanya.
Ketika ditanya mengenai hasil curian, jawab Iqbal uang tersebut sudah habis untuk berpoya-poya dan nyabu
“Habis uangnya, saya gunakan untuk makan dan nyabu,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Dandrem 044/Gapo Ikuti Rapat Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19

Palembang, BP Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.IP, S.Sos menngikuti rapat pembentukan satgas penanganan Covid 19 yang ...