Home / Headline / Dua Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Petani Karet Ditembak Petugas di Bangka

Dua Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Petani Karet Ditembak Petugas di Bangka


BP/IST
Andi Arafat (35) hanya bisa menahan sakit setelah peluru anggota Tim Sunyi Senyap Unit 3 Subdit III Jatanras Polda Sumsel menembus kaki kirinya. Andi sudah dua tahun menjadi buronan polisi, lantaran membunuh seorang petani penyadap karet bernama Muhammad Kasim (43) warga Suka Damai, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dua tahun lalu.

Palembang, BP

Andi Arafat (35) hanya bisa menahan sakit setelah peluru anggota Tim Sunyi Senyap Unit 3 Subdit III Jatanras Polda Sumsel menembus kaki kirinya. Andi sudah dua tahun menjadi buronan polisi, lantaran membunuh seorang petani penyadap karet bernama Muhammad Kasim (43) warga Suka Damai, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dua tahun lalu.
Andi ditangkap di tempat persembunyiannya di Mapur Kampung Melintang Gang Petir, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Sungai Liat, Kepulauan Bangka. Penangkapan dipimpin langsung Katim Opsnal Aiptu Anton, Rabu (4/6).
Dari pengakuannya, dia nekat membunuh korban, lantaran tidak terima pohon karetnya ditebang oleh korban. Pada saat kejadian itu, dirinya menayakan perihal korban mengapa menebang pohon karet miliknya, bukan dijawab dengan baik malah korban mencaci pelaku dengan perkataan ‘nak ngapo kau aku nebang pohon ini’ hingga terjadilah keributan keduanya.
“Saya sudah tanya baik-baik kenapa pohon karet saya ditebang, tetapi korban malah menantang, karena didahului oleh korban dengan cara mendorong dan melukai saya menggunakan sajam, saya langsung membacok korban dibagian tubuh dan kepalanya. Kalau tidak saya bacok, dia yang membacok saya,” katanya.
Setelah kejadian tersebut ia langsung melarikan diri ke Pulau Bangka Kampung Melintang Gang Petir Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Sungai Liat bersembunyi hutan tinggal di kontrakan. Selama tinggal disana pelaku bekerja di bagian timah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, benar bahwa kami berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Musi Banyuasin. Dimana korban meninggal dengan luka cukup parah pada tahun 2018.
“Pelaku berhasil ditangkap di kepulauan Bangka dimana selama dua tahun ia tinggal disana dan bekerja di bagian timah. Pelaku terpaksa berikan tindakan tegas lantaran di perjalan berusaha melarikan diri saat anggota sedang buang air kecil,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

KPK Selenggarakan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi Secara Daring

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pusat Edukasi Antikorupsi membuka pendaftaran Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi secara daring. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan ...