Home / Headline / Beny Diculik dan Disekap

Beny Diculik dan Disekap

BP/IST
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan memimpin pres rilis kasus penculikan dan penyekapan korban Beny

Palembang, BP

Aksi penyanderaan terhadap Beni Purwanto (32) oleh temannya sendiri yang meminta tebusan uang Rp30 juta. Membuat sang istri Meita Maharani (23) melaporkan kejadian tersebut ke Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel.
Menurutnya aksi penyaderaan berawal dari suaminya bermain kerumah Wahyu yang tidak jauh dari rumahnya, tapi ditunggu sampai jam 24.00 malam Jumat, ia tak kunjung pulang.
“Aku menghubunginya lewat telpon.Awalnya suami saya yang mengangkat telepon sempat berbicara sebentar, tiba-tiba ponsel direbut oleh ibunya Wahyu dengan bicara dengan nada marah. Kemudian mengacam kalau suaminya ingin selamat tebus uang Rp30 juta kalau tidak akan dibunuh dan siram air keras.Pas ditelepon itulah ibunya mengacam kalau tidak memberikan uang yang diminta, suami aku akan dibunuh dan akan disiram cuko parah pak. Setelah itu hpnya langsung dimatikan saja,” kata Meita Maharani kepada petugas, Jumat (22/5).
Menurut Reni, penyanderaan terhadap suaminya dilakukan Wahyu dan keluarganya. Dimana suaminya disuruh membeli ekstasi. Namun karena tidak ada uang, maka suaminya disandera dan pelaku meminta tebusan uang itu kalau tidak akan dibunuh.
“Atas kejadian tersebut membuat Reni membuat laporan ke Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Yang langsung diterima oleh Kanit Kompol Zainuri,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Suryadi dan Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan,  penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan istri korban pagi tadi dari hasil penyelidikan polisi berhasil menangkap dua pelaku penculikan dan penyekapan.
“Dari pemeriksaan korban diculik sudah lewat 24 jam sehingga unsur perampasan kemerdekaan sudah terpenuhi sehingga kedua pelaku dijerat dengan pasal 333 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” katanya.
Dikatakan Hisar, motif penculikan apakah terkait narkoba masih didalam dengan berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel. “Dari hasil pemeriksaan urine dua tersangka mau korban ketiganya positif narkoba,” katanya.
Sementara itu, tersangka Rudi mengaku dirinya bersama tersangka Budi menculik dan menyekap korban karena kesal dengan korban lantaran keponakan nya ditangkap polisi setelah membeli ineks bersama korban.
“Dio (korban) beli ineks samo keponakan aku dak lamo dari situ keponakan aku ditangkap polisi, kami duga dio ini cepu itulah kami cari dio (korban) supayo tanggung jawab keluar ke ponakan aku yang ditangkap polisi,”katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

HUT Golkar ke-56,  di Sumsel Digelar Kampanye Kebiasaan Baru 3M Hingga Rekor Muri

Palembang, BP Dewan Pimpinan Daerah (DPDl) Partai Golkar provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akan menggelar rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ...